Blitar,reporter.web.id - Longsor yang diduga terjadi di lokasi rawan tanah gerak di Blitar mengakibatkan sejumlah orang tertimbun. Mereka adalah para pekerja di sebuah kandang ternak.

Peristiwa itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Kronologi kejadian ini belum diketahui dengan pasti, tapi dipastikan lokasi yang terdampak longsor memang rawan tanah gerak.

"Belum tahu (kronologi), yang jelas lokasi merupakan rawan tanah gerak. Petugas masih dalam perjalanan menuju lokasi," kata Kepala BPBD Blitar Ivong Bettryanto, Minggu (30/6).

Lokasi kandang ayam itu berada di Desa Bumirejo, Kademangan, Blitar. Sebanyak 2 alat berat dikerahkan untuk melakukan pencarian terhadap para korban.

"Iya, menggunakan alat berat, karena medan timbunan/material cukup banyak jadi tidak memungkinkan untuk dilakukan secara manual. Saat ini sudah ada 2 alat berat, kemungkinan akan ditambah alat berat dari PUPR yang lebih besar," jelasnya.

Satu orang ditemukan selamat. Sedangkan 3 korban lainnya, hingga Minggu malam masih dalam proses pencarian.

"Sampai dengan saat ini, ada empat orang korban. 1 korban selamat dalam kondisi hidup, dan tiga orang lainnya masih dalam pencarian," kata Ivong.

Ivong menyebutkan satu orang korban yang selamat telah dibawa ke RSUD Ngudi Waluyo, Wlingi. Korban hanya itu mengalami luka ringan atau lecet namun tetap dirawat di rumah sakit.

"Kemudian 3 korban lainnya masih dalam pencarian. Baik dari petugas BPBD maupun petugas gabungan, dan juga warga sekitar masih melakukan pencarian," terangnya.(red.J)