Surabaya, reporter.web.id — Saat meninggalkan rumah, berhati-hatilah untuk menghindari barang-barang yang mudah terbakar yang masih menyala.

Sebuah rumah di Jalan Tambak Arum VII, Surabaya, terbakar pada Selasa (2/7) pagi, diduga akibat obat nyamuk yang belum dimatikan. Rumah Deni, 40, dipadamkan dengan cepat oleh petugas DPKP Kota Surabaya, sehingga tidak sampai membakar habis rumah Deni.

Kapolsek Simokerto Kompol M Irfan mengungkapkan, kejadian kebakaran rumah di Jalan Tambak Arum, Surabaya, ini diduga berasal dari obat nyamuk yang jatuh. Obat nyamuk tersebut membakar kardus sehingga menyala dan api merambat ke springbed.

"Ini keterangan dua anak korban. Saat ini masih kami selidiki untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut," tuturnya.

Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian. Api kemudian berhasil dilokalisir sehingga hanya membakar bagian plafon rumah korban.

Saat kejadian, kondisi rumah sedang ditinggal keluar pemiliknya. "Pemilik rumah tidak ada di lokasi saat kejadian. Beruntung warga mengetahui dan langsung melaporkan ke command center " terangnya.

Mengenai kerugian yang dialami korban, pihak kepolisian masih belum bisa memastikan. Sementara, untuk penyebab kebakaran diduga akibat obat nyamuk yang masih menyala saat ditinggal keluar.

"Kami masih selidiki lagi, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, " ungkapnya. (red.J)