SURABAYA,
  reporter.web.id-Tim Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur dan Satreskrim Polrestabes Surabaya menangkap dua pejambret tas milik Maya Dwi Ramadhani, 21, mahasiswi Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) di Jalan Arjuno, Sawahan, Surabaya. 

Usai dijambret, korban mengejar pelaku dan mengalami kecelakaan di Jalan Semarang. Korban terjatuh dan tertabrak mobil hingga meninggal dunia.

Tersangka Melvin alias MH, 29, warga Jalan Simo Jawar III, Simomulyo Baru, Sukomanunggal, dan Akhmad Yusuf Efendi, alias AYE warga Jalan Dupak Bandarejo V, Dupak Krembangan, Surabaya.

Dirreskrimum Polda Jatim Brigjen Pol Totok Suharyanto mengatakan, kedua tersangka ditangkap setelah dilakukan pengejaran Tim Subdit III Jatanras dan Satreskrim Polrestabes Surabaya. Kedua tersangka ditangkap di tempat persembunyianya di wilayah Surabaya.

"Tersangka MH berperan sebagai eksekutor. Dia menarik tas korban hingga putus, uangnya Rp 63 ribu diambil tas dibuang," ujarnya didampingi Kabid Humas Kombes Pol Dirmanto, Jumat (5/7). 

Tersangka AYE sebagai joki mengendarai motor Honda Vario warna hitam. Kedua tersangka merampas tas korban Maya Dwi Ramadhani saat pulang kerja mengendarai motor melintas di Jalan Arjuno Kamis (23/5) sekitar pukul 23.00.

Usai dijambret, korban mengejar pelaku ke arah Jalan Semarang. Apesnya, saat melintas di Jalan Semarang melakukan pengejaran pelaku, korban  jatuh ke jalur lawan. Korban tertabrak mobil mengalami luka parah. Kemudian korban meninggal dunia di rumah sakit.

"Kedua tersangka residivis pencurian dengan kekerasan (curas)," terangnya.

Melvin pernah dihukum dalam kasus curas tahun 2014 TKP di Jalan Genteng Kali. Dia divonis selama 6 bulan pidana penjara. Sementara Akhmad Yusuf Efendi dihukum dalam kasus curas tahun 2016.

Tersangka melakukan tindakan curas di Jalan Kalibutuh Surabaya dan dihukum 2 tahun pidana penjara.

"MH ini juga diproses kasus pencurian motor. Dia tertangkap saat Operasi Sikat Semeru," tegasnya.

Dari pengungkapan kasus, polisi menyita tas warna cokelat berisi dompet, iPhone 11, sebuah jaket bomber, flasdisk berisi rekaman CCTV dan motor sarana Honda Vario warna hitam dengan nopol terpasang L 4340 BA. (red.J)