MALANG,reporter.web.id - Kasus kebakaran di kandang ayam kembali mengemuka.

Yang terbaru, kebakaran terjadi di RT 12/RW 1 Dusun Krajan, Desa Tlogosari, Kecamatan Donomulyo, kemarin pagi (2/7).

Sebelumnya, kebakaran serupa terjadi di Dusun Krajan, Desa Bambang, Kecamatan Wajak pada 25 Juni lalu.

Dari data Damkar Kabupaten Malang, diketahui pemilik kandang di Donomulyo bernama Heru Krisna Kandang tersebut tengah disewakan kepada Yadi Andreas, warga Desa Donomulyo Kecamatan Donomulyo.

Hampir semua bagian kandang yang terbuat dari kayu dilumat api.

”Indikasi sumber api dari korseling listrik di jaringan lampu,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Satpol PP Kabupaten Malang, Sigit Yuniarto.

Sementara itu, Kapolsek Donomulyo AKP Bambang Wahyu Jatmiko mengatakan bila kejadian itu pertama kali diketahui oleh Muhamad Huda Alvianto.

Huda merupakan karyawan di kandang tersebut.

Awalnya, sekitar pukul 02.00, Huda mengecek ternak ayam di dalam kandang.

”Saat itu kondisi kandang, ternak ayam, lampu dan blower dalam keadaan baik,” kata Bambang.

Kemudian Huda beristirahat di gudang di dekat ayam.

Sekitar pukul 04.00, dia terbangun karena mendengar suara ledakan bambu yang berasal dari kandang.

Huda langsung berlari keluar untuk melihat ke kandang.

Ternyata kandang ayam yang dia jaga sudah terbakar di bagian sebelah barat.

Saat itu api sudah membesar.

Huda sempat mencoba memadamkan api dengan menyemprotkan air ke kandang.

Namun usaha itu belum membuahkan hasil.

Kandang berukuran 7 x 70 meter itu pun terbakar.

”Api dapat dipadamkan pukul 07.30 WIB dengan kondisi kandang dan anak ayam sebanyak 15 ribu ekor habis terbakar,” ujarnya.

Bambang mengestimasi anak ayam yang terbakar itu baru berumur tiga hari.

Kerugian material akibat kebakaran cukup besar, ditaksir mencapai Rp 500 juta. (red.J)