Lumajang, reporter.web.id- Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur kembali mengalami erupsi. Erupsi yang terjadi pukul 07.16 WIB tersebut berupa letusan yang membentuk kolom abu setinggi 600 meter di atas puncak kawah. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang.

Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Semeru periode 1 Juli 2024 pukul 00.00 WIB sampai 06.00 WIB, Gunung Semeru mengalami 41 kali letusan, 4 kali guguran, dan 7 kali hembusan.

Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang mengimbau agar warga meningkatkan kewaspadaan. Sebab, status Gunung Semeru hingga kini masih level tiga atau siaga.

"Erupsi terjadi dengan tinggi kolom abu 600 meter. Status Gunung Semeru masih level 3 atau siaga," ujar Kepala BPBD Lumajang Patria Dwi Hastiadi kepada detikJatim, Senin (1/7/2024).

Petugas mengimbau kepada warga agar tidak melakukan aktivitas sejauh 13 dari puncak Gunung Semeru. Selain itu, juga mewaspadai awan panas guguran dan lahar di sepanjang aliran yang berhulu dari Gunung Semeru.

"Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas sejauh 13 kilometer dari puncak dan 500 meter sepadan sungai yang berhulu dari Gunung Semeru," pungkas Patria.(red.J)