Jakarta, reporter.web.id - Pucuk jabatan juru bicara atau jubir di KPK kini telah berganti dari Ali Fikri ke Tessa Mahardhika Sugiarto. Pergantian itu juga membuat adanya perubahan dari metode penyampaian informasi di KPK kepada publik.

Salah satu yang berbeda ialah terkait informasi jadwal pemeriksaan saksi dalam sebuah perkara di KPK. Informasi ini lazimnya disampaikan oleh Jubir KPK kepada awak media.

Di periode Ali Fikri sebagai Plt Jubir KPK, informasi jadwal pemeriksaan saksi kasus di KPK biasanya mencantumkan tanggal pemeriksaan, lokasi pemeriksaan, hingga nama-nama saksi yang diperiksa di sebuah perkara korupsi yang tengah ditangani KPK.

Kini di periode Tessa Mahardhika ada sedikit perubahan yang disajikan terkait penjelasan penanganan perkara di KPK. Jadwal informasi kini dibagikan dengan format worksheet.

Dalam format ini KPK juga mencantumkan nomor surat perintah penyidikan (sprindik) sebuah perkara. Keterangan sprindik ini yang tidak ditemukan dalam penyampaian informasi oleh KPK sebelumnya.

Di jadwal hari ini, misalnya, KPK mengumumkan pemanggilan saksi untuk kasus korupsi fiktif di PT Taspen. Dalam keterangan yang dibagikan oleh Tessa, nomor sprindik kasus itu diketahui Sprin.Dik/45/DIK.00/01/03/2024. KPK juga melampirkan informasi sosok mantan Dirut PT Taspen Antonious Kosasih sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Awal bulan ini KPK telah mengganti Ali Fikri dari jabatan sebagai Plt Jubir KPK. Posisi Jubir KPK kini diemban oleh Tessa Mahardhika Sugiarto.

Tessa bukan wajah baru di KPK karena merupakan salah satu penyidik senior di lembaga antirasuah tersebut. Tessa merupakan penyidik KPK dari Polri, namun sejak tahun 2017 Tessa diketahui telah mengundurkan diri dari institusi asalnya dan fokus bekerja di KPK. Namanya diketahui pernah mengikuti seleksi Direktur Pengaduan Masyarakat (Dumas) KPK pada 2020 dan Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah I pada 2023.(red.J)