Jakarta, reporter.web.id- Polisi mengungkapkan wanita di Depok inisial L (24) korban begal bukan mendatangi rumah pelaku begal. Polisi menyebut korban mendatangi lokasi motornya yang dijual pelaku melalui Facebook (FB) di wilayah Jampang Pulo, Kemang, Bogor, Jawa Barat (Jabar).

"Motor dijual via FB online difoto dan diposting di wilayah Jampang Pulo, Kemang, Parung, Kabupaten Bogor," kata Kanit Reskrim Polsek Bojonggede, AKP Ade Ahmad Sudrajat, kepada wartawan, Jumat (21/6/2024).

Dia mengatakan lokasi yang didatangi korban bukan merupakan rumah pelaku begal. Polisi mengejar pelaku, termasuk mendatangi lokasi yang disebut sebagai rumah pelaku begal tersebut.

"Bukan rumah pelaku itu, tapi tempat motornya diposting di FB untuk dijual online. Dan hanya diketemukan pelat nomernya saja, motornya tidak ada," tambahnya.

Polisi mengatakan terduga pelaku begal berjumlah tiga orang. Polisi masih memburu ketiga terduga pelaku begal tersebut.

"Kita intinya lagi berupaya mencari, kita berupaya. Pasti dicari, nggak mungkin dibiarkan," kata Ade.

Seperti diketahui, seorang wanita berinisial L (24), menjadi korban begal motor setelah mengantar suami ke Stasiun Citayam, Depok. Korban lalu dinarasikan mendatangi rumah pelaku di Bojonggede, Kabupaten Bogor, hingga viral di media sosial.

Dari video viral yang dilihat, perekam video merekam suasana saat mendatangi lokasi. Dia pun menemukan pelat nomor sepeda motor miliknya.

"Bentar ya, A, minta izin ya Pak RW ini pelat nomornya ada posisi di warung Pak RW, mohon izin, ini sarung tangan di sini Pak RW," kata perekam video.

Korban Dibegal Usai Antar Suami

Peristiwa begal itu terjadi setelah korban L mengantar suami ke Stasiun Citayam, Depok, Jawa Barat pada Senin (17/6) pukul 05.30 WIB. Korban lalu mendatangi lokasi motornya dijual via FB di Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Mulanya, usai korban mengantar suami, ketiga pelaku yang berboncengan dengan satu motor itu memberhentikan korban sembari menodongkan senjata tajam (sajam). Pelaku pun mengambil alih motor tersebut dan meninggalkan lokasi.

"Sepulang mengantar suami dari Stasiun Citayam, ada yang mengikuti boncengan tiga. Kemudian memberhentikan korban sambil mengacungkan sajam (mengancam). Korban berhenti dan kendaraan diambil alih sama para pelaku korban ditinggal," jelasnya.(red.J)