reporter.web.id - Timnas Spanyol tampil gacor di fase grup Piala Eropa 2024. Hubungan pertemanan yang baik di antara para pemain jadi kunci performa oke Tim Matador.

Spanyol melaju ke 16 besar Euro 2024 dengan sempurna. La Furia Roja jadi satu-satunya tim yang lolos dengan menyapu bersih kemenangan di fase grup.

Padahal, Spanyol tergabung di grup neraka bersama Italia, Kroasia, serta Albania. Namun Lamine Yamal cs bisa melalui itu semua dengan kemenangan dan bahkan belum kebobolan sama sekali.

Kredit khusus diberikan kepada pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente. Dia mengubah gaya permainan Tim Matador dari yang sebelumnya mengandalkan penguasaan bola menjadi lebih langsung dan agresif.

Penggawa Spanyol, Ferran Torres, tak menampik perubahan gaya permainan bikin timnya tampil lebih baik. Di satu sisi, dia mengakui suasana guyub di internal skuad Spanyol berperan besar dalam performa di lapangan.

"Kami mungkin lebih bermain langsung ketimbang sebelumnya; kami tak mempunyai banyak penguasaan bola. Kami jadi sedikit lebih bebas, setiap pelatih memiliki gayanya masing-masing," kata Torres kepada The Guardian.

"Namun lebih dari sekadar gaya, apa yang Anda lihat adalah kami bersahabat di lapangan. Anda melihat energinya, koneksinya, atmosfernya: Semua orang terlibat sepenuhnya. Anda melihat kami berlatih dan itu mengalir," sambungnya.

"Yang terpenting, Anda merasakan empati dan sinergi. Tidak ada persaingan; ada perasaan kompetitif, tapi bukan rivalitas. Tentu saja kami semua ingin bermain, tapi itu semua sehat dan ini yang terpenting."

"Di luar lapangan, kami menghabiskan sepanjang hari bersama-sama: Tidak ada geng-gengan," Ferran Torres mengungkapkan.(red.J)