Jakarta, reporter.web.id - Masjid Agung Al-Azhar Jakarta Selatan menggelar salat Idul Adha 1445 H hari ini. Masyarakat yang melaksanakan Lebaran hari ini mengajak saling toleransi dan tenggang rasa menyikapi adanya perbedaan pelaksanaan Lebaran dengan yang ditentukan pemerintah.

Salah satunya Putra (28), warga Ciracas, Jakarta Timur, yang rela datang jauh-jauh untuk salat Idul Adha di Masjid Al-Azhar. Masjid tersebut dipilihnya lantaran hanya satu-satunya yang menggelar salat Idul Adha hari ini.

"Tiap orang kan punya keyakinan masing-masing. Kalo saya sih keyakinannya hari ini karena ikut dengan Arab Saudi. Arab Saudi Idul Adha-nya hari ini karena puasa Arafah-nya kemarin," kata Putra di Masjid Al Azhr, Jakarta Selatan, Minggu (16/6/2024).

Putra mengatakan perbedaan pelaksanaan Idul Adha menjadi hal yang biasa. Dia meminta semua pihak saling toleransi dan tenggang rasa dengan adanya perbedaan.

"Harapannya ya biar semua sesuai kembali ke keyakinan masing-masing. Saling toleransi, saling tenggang rasa satu sama lain. Jadi kita beribadah dengan khusyuk. Karena Indonesia ini kan menganut moderasi beragama ya. Jadinya dengan moderasi beragama ini toleransi kita diharapkan akan meningkat dengan pemeluk agama masing-masing, termasuk yang di internal Islam juga. Kalo berbeda, harus ada rasa toleransi," jelasnya.

Selaras, Sukoco (38), warga asal Cibubur, Jakarta Timur, harus berangkat sejak pagi hari untuk salat di Masjid Agung Al-Azhar. Dia datang memboyong keluarganya untuk sama-sama menunaikan salat di sana.

"Pernah, pernah ke sini shalat. Cuma, memang liat dari Instagram bahwa di sini menyelenggarakan salat tanggal 16 ini. Sesuai sama di Arafah, di Arab," tuturnya.

Sukoco juga menyikapi perbedaan perayaan menjadi hal biasa. Dia mengajak semua orang saling menghargai.

"Karena ini aja ya, dulu beberapa kali sempat ikut beberapa kajian, ada berbagai pendapat, dua-duanya bisa diambil. Kalau saya sih lebih sreg aja bahwa untuk ini sesuai sama di hari Arafah," pungkasnya.(red.J)