NGAWI, reporter.web.id - Kabupaten Ngawi Provinsi Jawa Timur menjadi salah satu lumbung pangan besar di Indonesia. 

Demi menunjang program pemerintah terkait ketahanan pangan, Polres Ngawi Polda Jatim mengedepankan Bhabinkamtibmas selain bertugas menjaga Kamtibmas juga sebagai Polisi Wirotani.

Kegiatan Polisi Wirotani ini mendampingi para petani bersama dengan Pemerintah Daerah di bidang pertanian, dengan memberikan himbauan untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif dan menjaga  ketahanan pangan di wilayah hukumnya.

Di Kabupaten Ngawi, anggota Polisi yang ditugaskan sebagai Polisi Wirotani bukan hanya Polisi Laki – laki ( Polki) namun juga termasuk Polwan (Polisi Wanita).

Sesuai dengan tugasnya, Polwan yang ditugaskan sebagai Polisi Wirotani ini tentu rutin melaksanakan sambang warga tani yang ada di desa binaanya.

Polwan Polres Ngawi ini ditempatkan di Unit Binmas Polsek yang ada di jajaran Polres Ngawi sebagai Bhabinkamtibmas untuk menjalankan tugasnya sebagai Polisi Wirotani.

Sesuai petunjuk Kapolres Ngawi AKBP Argowiyono, S.H., S.I.K., M.Si., para Bhabinkamtibmas yang ada di Polsek jajaran dioptimalkan dalam  melakukan pembinaan dan penyuluhan di Masyarakat.

“Anggota Bhabinkamtibmas ini bekerjasama dengan pemerintah desa setempat dan penyuluh pertanian melakukan upaya agar ketahanan pangan di Ngawi ini tetap terjaga,”kata AKBP Argowiyono, Kamis (13/6).

Seperti halnya yang dilaksanakan oleh Brigadir Polisi Trian Nuraini Ayuningtyas, Polwan yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Desa Ringinanom Kecamatan Karangjati ini.

Polwan yang saat ini dinas di Polsek Karangjati ini tak kenal bosan rutin sambang warga tani di desa binaanya.

Bahkan tak jarang pula Polwan Bhabinkamtibmas ini turun ke sawah bersama penyuluh pertanian untuk menyampaikan himbauan Kamtibmas dan juga diskusi dengan para warga tani tentang tanaman pangan.

“Ini sudah menjadi bagian tugas kami, jaga kamtibmas, hadir di Tengah Masyarakat dan mendukung program pemerintah seperti tentang ketahanan pangan misalnya,”ungkap Polwan yng ditugaskan jadi Polisi Wirotani ini.

 khususnya para petani agar dalam pengendalian hama tanaman padi utamanya tidak menggunakan jebakan tikus beraliran listrik. 

Masih kata Polwan Polsek Karangjati Polres Ngawi, setiap hari Polwan berpangkat Brigadir Polisi ini keliling kampung untuk mengenal warga binaanya.

“Sebagai Bhabinkamtibmas, kita tidak hanya mengenal nama warga binaanya, tetapi juga bagaimana kondisi di lingkungan mereka, aktivitas mereka dan juga keluh kesah mereka harus kita dengarkan untuk kita carikan solusi bersama,”ucap Brigpol Trian Nuraini.

Itulah sebabnya, Polwan Bhabinkamtibmas ini juga sering cangkrukan bersama warga tani untuk mendengarkan curhatan maupun usul saran para warga tani.

Tak heran jika Brigpol Trian Nuraini, Polwan Polsek Karangjati ini sangat akrab dengan para petani di desa binaannya.

"Polisi Wirotani lebih dioptimalkan untuk mendampingi warga tani agar swasembada, kemandirian dan ketahanan serta keamanan pangan lebih meningkat, “ jelas Brigpol Trian Nuraini saat ditemui sedang ngobrol bersama warga tani di sawah.

Polwan yang baru saja menyampaikan himbauan tentang cara pemberatasan hama tikus ini mengatakan, untuk wilayah desa binaanya selama ini tidak ada kejadian menonjol terkait gangguan Kamtibmas.

“Alhamdulillah, wilayah binaan kami kondusif, warga tani juga tidak banyak keluhan namun tetap kami komitmen untuk upaya pengendalian agar kondosifitas terjaga,” kata Polwan wirotani ini. 

Terkait hama tikus, Polwan wirotani ini juga menhimbau agar warga tani tidak menggunakan aliran Listrik pada jebakan tikus. 

Hal itu mengingat sangat membahayakan warga yang sudah pernah terjadi di beberapa wilayah warga tewas karena jebakan tikus dengan aliran Listrik.

"Lebih aman dengan cara gotong royong melaksanakan gropyokan dan himbauan ini juga kita sampaikan baik secara langsung kepada warga dan juga melalui banner himbauan,”kata Brig Pol Trian Nuraini, Polwan wirotani ini.

Sementara itu, Sumarni (51) salah seorang petani di Desa Ringinamom mengatakan, bahwa dirinya siap mengikuti imbauan dari petugas untuk tidak memasang jebakan tikus yang diberi aliran listrik.

Ia juga mengaku mengenal Polwan Bhabinkamtimas yang bertugas sebagai Polisi wirotani sudah lama.

"Alhamdulillah, bu Bhabin Polwan dan para petani di sini sudah bekerjasama untuk menjaga ketahanan pangan disamping jaga keamanan lingkungan,”ungkap Sumarni. (red.tim)