Madrid,reporter.web.id - Kelompok militan ekstrimis, ISIS, dilaporkan membidik Real Madrid sebagai target incarannya. Fans dan pemain Los Blancos disebut terancam.

Dalam sebuah laporan dari El Confidencial, Garda Sipil Sanyol sukses memberangus Yayasan I'lam, media propaganda yang terafiliasi dengan ISIS. Operasi itu mengungkap Real Madrid menjadi target kelompok teror tersebut.

Dalam jaringan yang diberangus Garda Sipil, ditemukan unggahan yang memperlihatkan Real Madrid menjadi target ISIS. Pemain dan penggemar menjadi incarannya.

Sebuah unggahan memperlihatkan seseorang mengenakan balaclava dan mengarahkan pistol kepada pelatih. Pesannya bertuliskan, "Adikku sayang, tunggu di tempat dekat titik kedatangan para pemain. Bidik mereka bersama para pendukungnya," tulis pesan tersebut.

Unggahan lain lebih jelas merujuk Real Madrid sebagai targetnya. "Saudaraku tersayang di Al-Andalus. Target yang sangat berharga menanti Anda," tulis unggahan ISIS itu.

"Terobos kerumunan, alihkan perhatian keamanan dengan bahan peledak rakitan dan alat pengumpan, lalu maju menuju target utama Anda dengan tekad bulat," tutup seruan itu.

Operasi yang dilakukan Garda Sipil ini tidak dilakukan sendirian. FBI, Europol, dan otoritas dari Belanda, Jerman, Prancis, Estonia, Rumania, dan Islandia ikut membantunya.(red.J)