PURWAKARTA, reporter.com - Seorang pria terekam CCTV mencuri tas berisi uang dan handphone di komplek wisata ziarah makam KH. Tubagus Ahmad Bakri atau Mama Sempur, Desa Sempur, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat Video pencurian itu viral di media sosial dan mendapat banyak kecaman netizen sejak dua hari terakhir. 

Mereka tidak menyangka tempat yang hampir setiap hari ramai dilintasi peziarah itu menjadi sasaran pencurian di malam hari saat situasi sepi. Diduga pelaku menyamar sebagai peziarah. 

"Manawi aya nu uningga ka si akang ieu, si akang na nyandk tas isi na hp sreng artos. (Barangkalih ada yang kenal ke si akang ini. Si akang ngambil tas berisi handphone dan uang),"tulis caption dalam video CCTV yang diupload akun facebook Upii di sosial media tersebut, Minggu (19/2/2023).

Ada tiga potongan video yang diupload akun facebook itu, yang masing-masing berdurasi pendek. Dalam video tersebut tanpak jelas datang seorang pria berkopiah mengenakan switer abu celana hitam panjang. 

Pria muda berusia 30 tahunan itu tampak mengamati situasi yang banyak berjejer barang jualan dan warung yang sudah tutup, sebelum akhirnya masuk ke rumah dan berhasil membawa kabur tas.

"Gblog sirah di kopiah ari klkuan cga stan. (Idiot dia, kepala pake kopiah nyatanya kelakuan seperti setan),"tulis salah satu akun facebook Dedi Doris, mengecam pelaku pencurian dalam video viral tersebut. 

Sementara akun facebook Upii menjelaskan sengaja mengupload video pencurian itu ke media sosial dengan maksud mencari pelaku. Pasalnya, tas yang dicuri tersebut merupakan tas miliknya yang berisi uang dan sebuah handphone.

"manawi aya anu knal kang jlmi eta.. Si akang eta nyndk tas abi isi na hp sreng artos. (Barangkali ada yang kenal kang orang itu.. Si Akang itu ngambil tas saya yang berisi HP dan uang),"tulisnya menjawab pertanyaan netizen yang mengecam aksi pencurian tersebut.

Seperti diketahui, Mama Sempur adalah tokoh ulama terkemuka di Jawa Barat. Makamnya menjadi salah satu kawasan wisata religi di Purwakarta. Banyak para peziarah yang datang, terutama saat acara haul digelar. 

Ribuan peziarah datang dari beberbagai daerah ke makam ulama keturunan Banten ini. Warga sekitar memanfaatkan momen tersebut untuk menjajakan barang dagangan. Mulai dari busana muslim, foto atau poster Mama Sempur, hingga makanan. (red.bs)