Jakarta, reporter.com- Duta Besar Rusia untuk Indonesia Lyudmila Vorobieva menyatakan Presiden Vladimir Putin dapat berkunjung ke Indonesia pada tahun ini untuk konferensi tingkat tinggi atau KTT ASEAN. 

Vorobieva, dalam pengarahan media di Jakarta pada Rabu, 15 Februari 2023, mengatakan, kunjungan Putin ke Indonesia belum 100 persen, tapi kemungkinan itu tidak tertutup. "Niat Rusia tak kurang. Kami kedutaan (seperti tahun lalu) mempersiapkannya. Tapi itu tergantung situasi geopolitik," katanya.

Indonesia memimpin blok Asia Tenggara pada 2023. Rusia bukan anggota ASEAN, tapi berperan sebagai salah satu mitra wicaranya. 

KTT ASEAN, selain diikuti anggota juga mengundang negara-negara mitra, seperti Rusia dan Amerika Serikat. Tahun ini, KTT ASEAN akan diadakan dua kali pada Mei dan September.

Vorobieva mengingatkan, ada hubungan baik di antara Putin dan Presiden Joko Widodo. "Kami memiliki paket dokumen yang siap ditandatangani di hadapan dua pemimpin," katanya.

Presiden Putin sebelumnya batal datang ke Indonesia pada November lalu untuk KTT G20. Ketidakhadiran pemimpin Rusia itu dibayangi ketegangan geopolitik antara Moskow dan Barat yang memuncak akibat invasi ke Ukraina.

Saat KTT G20 di Bali, Rusia diwakili oleh Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov. Salah satu kesepakatan forum itu mengecam agresi Rusia ke Ukraina, sesuai resolusi PBB. (red.bs)