JAKARTA, reporter.com - Bripda HS, pelaku pembunuhan sopir taksi online bernama Sony Rizal Tahitoe (59) melakukan rekonstruksi pada Kamis 16 Februari 2023. Bripda HS merupakan anggota Densus 88 Antiteror Mabes Polri.

Berikut fakta-faktanya:

1. Bripda HS dikawal ketat 

Bripda HS dikawal dua anggota Provos Polda Metro Jaya. Pantauan di lokasi, Bripda HS terlihat menggunakan baju tahanan berwarna oranye dan celana pendek putih saat melakukan rekonstruksi.

Perawakan Bripda HS bertubuh gempal dan berkepala plontos. Bripda HS tak berkata apapun saat digiring ke lokasi rekonstruksi. 

"Iya hadir karena pihak yang masuk peristiwa," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko.

2. Rekonstruksi digelar di Polda Metro Jaya 

Rekonstruksi tak dilakukan di tempat kejadian perkara (TKP) melainkan digelar di kawasan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya. Sebab, rangkaian peristiwa dalam kasus tersebut meliputi berbagai lokasi.

"Karena TKP terdiri dari beberapa lokasi. Maka, pelaksanaannya di Polda Metro Jaya akan dirangkaikan pada saat rekonstruksi. Dan hal ini sesuai dengan Pasal 5 dan 7 KUHAP tentang tindakan lain yang bertanggung jawab," ujar Trunoyudo.

Sebelumnya, keluarga korban merasa keberatan olah TKP tak dilakukan di TKP. 

3. Bripda HS berjudi habiskan uang Rp90 juta 

Dalam rekonstruksi terungkap, sebelum pembunuhan, pelaku menghabiskan Rp90 juta milik kakaknya untuk bermain judi.

Peristiwa bermula pada 19 Januari 2023. Bripda HS tengah berada di kantor dihubungi kakaknya mengabarkan telah mentransfer Rp20 juta untuk pembelian mobil Daihatsu Terios Rp90 juta. 

Kemudian, kakak Bripda HS mengatakan sisa uang Rp70 juta akan ditransfer pada malam harinya. Terbesit di Bripda HS untuk memakai uang Rp20 juta yang sudah diterima untuk bermain judi agar mendapatkan untung.

Namun, uang Rp20 juta tersebut malah habis. Begitu pula dengan uang Rp70 juta berikutnya setelah diterima pun habis untuk bermain judi.

4. Curi mobil untuk ganti uang kakaknya

 Untuk mengganti uang tersebut, Bripda HS berniat mencuri mobil. Selanjutnya menghubungi kakaknya bahwa akan pulang ke Jambi membawa mobil yang telah dijanjikan.

Padahal, saat itu uang pembelian mobil sudah habis dipakai judi. "Tersangka berinisiatif melakukan pencurian mobil dengan target taksi online dan akan dijual di Jambi, dengan maksud uangnya akan dikembalikan ke kakaknya," kata penyidik dalam rekonstruksi. 

Bripda HS kemudian pergi ke Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat untuk membeli pisau. Senjata tajam ini digunakan untuk memuluskan proses pencurian.

5. Bripda HS peragakan 40 adegan 

Bripda HS memperagakan 40 adegan pembunuhan terhadap Sony Rizal Taihitu seorang sopir taksi online. Dia memperagakan sebelum peristiwa pembunuhan hingga ditangkap oleh satuan Densus di rumahnya.

Mulai dari dikabari telah ditranfer uang oleh kakaknya untuk pembelian mobil Terios, bermain judi, hingga melakuan pencurian mobil dan berujung pembunuhan sopir taksi online.

(red.bs)