Breaking News

Polres Kediri Kota Amankan 10 Motor Milik Pelajar SMP


Kediri , kabareskrim.co.id Pelajar menjadi penyumbang angka kecelakaan cukup besar di wilayah hukum Polres Kota Kediri. Mereka yang terlibat kecelakaan rata-rata belum memiliki surat izin mengemudi (SIM). Data yang dihimpun wartawan koran ini, pada Mei lalu, ada lima anak yang terlibat kecelakaan. Usia rata-rata mereka masih 16 tahun. “Hasil anev laka 3 bulan terakhir ini memang didominasi anak-anak, khususnya pelajar. Ada juga mahasiswa,” beber Kasatlantas Polres Kediri kota AKP Andhini Puspa Nugraha. Kondisi itulah menjadi atensi Polres Kediri yang kemudian ditindaklanjuti dengan sosialisasi ke sekolah-sekolah. Minggu ini, pihaknya akan melakukan tindakan tegas untuk siswa yang kedapatan mengendarai sepeda motor ke sekolah.“Kami lakukan sebagai upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas,” lanjut Andhini. Dia lalu menjadikan  SMPN 3 Kediri sebagai percontohan. Sebab, pada pagi hari sangat ramai. Terlebih lagi, jalan di sana kecil dan dilalui banyak kendaraan dua arah. “Banyak sekali yang menggunakan kendaraan pribadi. khususnya roda dua, parkirnya di depan sekolah,” jelasnya. Sebagai pengingat, Satlantas Polres Kediri Kota juga memasang spanduk di depan sekolah. Isinya terkait dengan larangan membawa sepeda motor sendiri ke sekolah. “Kami akan tindak tegas siswa yang kedapatan membawa motor ke sekolah,” ungkapnya. Hingga kamrin, Satlantas berhasil telah mengamankan 10 unit motor dan dibawa ke Mako Satlantas. Orang tua yang anaknya kedapatan membawa motor akan dipanggil untuk membuat surat pernyataan. “Kami berikan blanko teguran, yang bawa motornya nanti harus orang tuanya, anak-anaknya dibonceng,” jelasnya. Satlantas juga akan menyasar sekolah-sekolah lain yang ada di Kota Kediri. Pihaknya terus berupaya menanamkan budaya tertib berlalu lintas dari usia dini. Kesadaran tertib berlalu lintas harus ditanam sejak dini. (red.i)