Surabaya,  reporter.web.id  – Polisi menembak kaki dua pembobol toko kue di Surabaya. Polisi melakukan tindakan tegas karena pelaku mencoba kabur saat akan dikeler ke penadah. Penangkapan itu terjadi pada Minggu (19/5/2024) atau berselang 4 hari setelah kejadian.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono mengatakan pembobolan di toko kue Dukuh Kupang itu dilakukan oleh dua orang. Ia adalah JS warga Kalimas Baru dan MP warga Bangkalan yang indekos di Putat Jaya.


“Setelah olah TKP dan pemeriksaan, kami mendapati identitas pelaku dan langsung melakukan penangkapan,” kata Hendro, Senin (20/5/2024).

JS dan MP ditangkap di dua lokasi berbeda. JS diamankan di Homestay Jalan Dukuh Pakis. Lalu MP diamankan polisi di homestay Jalan Dukuh Kupang. Setelah dua tersangka diamankan, polisi lantas melakukan interogasi singkat untuk mengetahui barang hasil pembobolan toko.


Namun, bukannya kooperatif, JS dan MP malah berusaha kabur dan melawan petugas. “Karena membahayakan anggota, kami terpaksa melakukan tindakan tegas terukur untuk melumpuhkan pelaku,” imbuh Hendro.

Setelah dilumpuhkan, kedua eksekutor pembobolan toko kue itu menceritakan identitas penadahnya. Alhasil polisi mengamankan MS yang berperan sebagai penadah barang hasil pembobolan itu.


“MS ini membeli barang hasil curian pembobolan toko kue tersebut. Dari tangan tersangka, dengan harga murah,” rinci Hendro.

Di rumah MS, polisi menemukan barang hasil kejahatan berupa sepeda motor Revo, mesin pompa air, dan kipas angin. Dari pengakuan dua eksekutor, mereka nekat melakukan pembobolan dengan tujuan untuk berfoya-foya.


“Motif pelaku ketika pemeriksaan mengaku uang hasil membobol toko tersebut digunakan untuk berfoya- foya. Kini tiga tersangka kami tahan,” tutup Hendro. (red.R)