Breaking News

Wow Ada Apa Dengan Galian C Bodong di Wilayah Hukum Polres Blitar Kota Tetap Eksis dan Bebas Beroperasi

 


Aktivitas eksploitasi tambang galian C ilegal di Blitar kian merajalela. Lokasi galian di wilayah Nglegok, Blitar benar-benar bodong alias tanpa ijin yang jelas.

Para penambang itu menggunakan alat berat berupa eskavator atau backhoe untuk menggali tanah, pasir maupun batu untuk diperdagangkan secara bebas guna memperkaya diri sendiri tanpa memikirkan dampak yang ada. Hal ini dilakukan setiap harinya secara terbuka dan terang-terangan seperti mereka telah kebal terhadap hukum yang ada.

Penambangan galian C ilegal ini benar-benar merugikan masyarakat sekitar yang terdampak langsung dengan adanya penambanganilegal tersebut. Dan pastinya memiliki dampak buruk terhadap lingkungan seperti merusak infrastruktur jalan yang menjadi akses mobilitas warga sekitar. Selain itu tambang ilegal ini pastinya juga merugikan Negara di sektor pajak.

Mirisnya lagi hal ini menambah kegiatan ilegal yang ada di kawasan tersebut. Disisi lain warga sekitar takut jika alam sekitar rusak, pasti warga terkena dampaknya seperti tanah longsor karena terkikisnya lapisan tanah akibat dari pengerukan tersebut serta banjir.

Masyarakat berharap kepada Bapak Kapolres AKBP Argowiyono S.H, S.I.K., untuk menindak tegas semua pelaku ilegal minning di Kota Blitar sesuai dengan hukum yang berlaku. Dengan tujuan agar terciptanya sudut pandang baik masyarakat terhadap hukum yang ada.


Bukankah sudah ada aturan tentang minerba dalam undang-undang yang berlaku. Bahwa kegiatan penambangan ilegal itu sudah jelas melanggar hukum. Sesuai dengan undang-undang minerba pasal 158 yang mengatur tentang pertambangan yang berbunyi “setiap orang yang melakukan kegiatan penambangan tanpa ijin usaha pertambangan (IUP), ijin perpertambangan rakyat (IPR) ataupun ijin usaha pertambangan khusus (IUPK) dapat dipidana dengan hukuman penjara paling lama 10 tahun dan denda sebanyak-banyaknya 10.000.00.000 (sepuluh miliar) rupiah”.

Sesuai dari aturan tersebut sudah sangat jelas jika kegiatan penambangan galian c ilegal dan melanggar aturan yang ada.

Dengan demikian para warga berharap kepada Pihak Aparat Penegak Hukum untuk menindak lanjuti maupun menghentikan kegiatan tambang liar yang terjadi. Karena kegiatan ini benar-benar merusak ekosistem dan benar-benar melanggar peraturan undang-undang yang berlaku.

© Copyright 2022 - REPORTER.WEB.ID | Jaringan Berita Reporter Hari Ini