Breaking News

Residivis Khasus Narkoba, Pindah Haulan Jadi Ranmor Dan Di Ciduk Polisi.



Surabaya, reporter.com - Dua maling motor di Wonokromo diamankan polisi. Dari kedua tersangka, polisi juga menyita satu poket narkoba jenis sabu dan 8 kunci T untuk curanmor.

Kedua pelaku adalah DY alias Kepet (33) warga Surabaya dan H alias Paisot (39) warga Surabaya. Mereka ditangkap Unit Polsek Wonokromo di rumah kos mereka kawasan Joyoboyo, Kamis (14/7/2022) lalu.

Kanit Reskrim Polsek Wonokromo Iptu I Made Sutanaya mengatakan tertangkapnya kedua pelaku setelah pihaknya menerima laporan dari korban yang kehilangan motor di salah satu parkiran IGD rumah sakit swasta di Jalan Diponegoro.

"Aksi kedua pelaku terekam CCTV. Dari rekaman CCTV, pelaku membawa motor GL," ungkap Made kepada wartawan di Polsek Wonokromo, Kamis (28/7/2022).

Dari pengakuan kedua tersangka, mereka selama ini telah beraksi di 6 lokasi berbeda di Wonokromo. Tak hanya itu, mereka juga telah beraksi di 3 lokasi lainnya di luar wilayah.

"Kedua tersangka sudah melakukan kejahatan di 6 TKP di wilayah hukum Polsek Wonokromo, dan 3 TKP di luar wilayah Wonokromo," ungkap Made.

Menurut Made, salah satu tersangka merupakan residivis pada kasus narkoba. Sedangkan satu tersangka baru kali ini.

Saat melakukan aksi curanmor, keduanya biasanya menyasar parkiran motor yang sepi dengan menggunakan kunci T.

"Kedua pelaku menyasar parkiran yang sepi maupun di mini market. Sarana tersangka mencuri yaitu dengan menggunakan kunci T," beber Made.

"Dari hasil interogasi tersangka membutuhkan waktu 10 hingga 15 detik, mereka bisa membawa motor curian. Mereka menjual motor hasil curian ke wilayah Madura," imbuhnya.

Sementara itu, salah satu tersangka berinisial H mengaku mendapatkan keahlian mencuri motor dengan menggunakan kunci T temannya saat berada di penjara.

"Dari yang lama-lama, saya dulu kan pernah masuk (penjara). Karena narkoba," ungkap H.

Menurut H, biasanya ia mencari target motor matic. Karena selain mudah dijebol dengan cepat juga laku tinggi.

"15 Detik, 10 detik. Kalau beraksi pagi hari, (sasaran) pertokoan sama warung-warung. Hasilnya buat minum-minum," tandasnya.(red.Ad)

© Copyright 2022 - REPORTER.WEB.ID | Jaringan Berita Reporter Hari Ini