Melalui Program IPDMIP ,Dinas Pertanian Optimalkan Fungsi Irigasi Dan SDM Pertanian

Header Menu

Melalui Program IPDMIP ,Dinas Pertanian Optimalkan Fungsi Irigasi Dan SDM Pertanian

Sabtu, 21 November 2020
Loading...

 



Reporterweb | Sukabumi,-Saat ini salah satu program yang sedang dijalankan oleh Pemkab Sukabumi melalui Dinas Pertanian ialah Komando Strategi Pembangunan Pertanian. Program ini adalah program Kementerian Pertanian yang dicanangkan sejak Tahun 2019. Demikian disampaikan Koordinator penyuluh pertanian, Engkan Suhendi dalam acara sosialisasi program pertanian, Kamis (19/11/2020).


Menurutnya, Pemerintah pusat hingga ke daerah sudah banyak mencanangkan berbagai program yang bertujuan meningkatkan kualitas sektor pertanian baik untuk perkembangan teknologi maupun permberdayaan sumber daya manusianya


“untuk tingkat provinsi disebut KOSTRANAS (Komando Strategi Pembangunan Pertanian Nasional, di tingkat provinsi disebut KOSTRAWIL (Komando Strategi Pembangunan Pertanian Wilayah), turun ke Kabupaten disebut KOSTRADA (Komando Strategi Pembangunan Pertanian Daerah), turun lagi ke tingkat Kecamatan ada KOSTRATANI (Komando Strategi Pembangunan Pertanian Kecamatan)”


Ditempat yang sama Staf lapangan penyuluh, Wida Hartika, menambahkan bahwa ada Program “IPDMIP” yang saat ini sedang berjalan adalah Program Integrated Participatory Development and Management Irrigation Program (IPDMIP).


Program ini berjalan sejak tahun 2018. Kegiatan melibatkan partisipasi dari masyarakat/ petani yang menggunakan air.


“alhamdulilah Dinas Pertanian dapat amanah program kegiatan IPDMIP, Jadi ini kegiatan pengelolaan managemen irigasi yang harus terintegrasi dan harus ada partisipasi dari masyarakat” terangnya.


Kegiatan IPDMIP ini terdiri dari peningkatan produktifitas khususnya untuk padi dan sawah dan peningkatan keterampilan para petani.


Selain itu, para petani diarahkan untuk lebih terampil, mandiri dan kreatif, juga mengajak kaum milenial untuk memiliki keinginan dibidang pertanian.


Engkan dan Wida juga mengajak kaum milenial untuk bergabung dalam program “YES” yaitu program pemberdayaan, pelatihan dan pengawalan selama 5 tahun dibidang pertanian.


Program ini adalah program kerjasama IFAD bersama Pemerintah Kabupaten dengan menargetkan 10.000 pemuda milenial.


( Heriyadi )