Gapoktan Sidamulya Dapat kan Program Hibah Bibit Padi Gogo

Header Menu

Gapoktan Sidamulya Dapat kan Program Hibah Bibit Padi Gogo

Minggu, 01 November 2020
Loading...



Reporterweb | Sukabumi,-Beberapa kelompok tani yang tergabung di gabungan kelompok tani ( GAPOKTAN ) Sidamulya desa Sidamulya kecamatan Ciemas yang mendapatkan program hibah bibit padi gogo ranca varietas inpari tahun 2020 dari kementrian melalui dinas pertanian kab Sukabumi Jabar.


Bantuan bibit padi tersebut yang di serahkan melalui gapoktan dari balai penyuluh pertanian kec Ciemas ( BPP ) kepada masyarakat yang kini sudah mulai melakukan penanaman sejak bibit di terima anggota kelompok tani baru baru ini.



"Sistem budidaya padi gogo ranca biasanya dilakukan pada tanah-tanah yang kering atau tanah tadah hujan. Kelebihan sistem tanam gogo ranca dibanding sistem sawah diantaranya penghematan tenaga kerja tanam, penghematan tenaga kerja pemelihara'an dan tentunya lebih menghemat waktu. Adapun kendala budidaya padi gogo ranca, ketersediaan kebutuhan dalam sistem ini sangatlah minim karena intensitas curah hujan yang tak menentu,"demikian di sampaikan ketua kelompok tani Sidamulya.


"Penyiapan lahan,Tanah diolah pada kondisi kering sebelum musim hujan, pengolahan tanah dapat dilakukan secara olah tanah sempurna ( OTS ) olah tanah minimum ( OTM ) dan atau tanpa olah tanah ( TOT ) ada sebagian para petani mengunakan racun rumput HERBISIDA,"paparny.


Lebih lanjut Ketua gapoktan desa sidamulya mengatakan "mayoritas masyarakat di wilyah sidamulya tidak banyak yang bisa dilakukan kecuali berladang ( palawija ) dengan ketergantungan pada curah hujan. Curah hujan per tahun berada pada level yang rendah. Area ini memiliki banyak sumber air, dimana sampai sa'at ini masih belum bisa dimanfa'atkan.hampir lima puluh persen ( 50% ).petani menggarap lahan milik perkabunan kelapa sawit.( tumpang sari ),"tutur Yanto sa'at di temui reporter web di rumahnya minggu.( 01/11/20 )


"waktu tanam secara tepat dengan memperhitungkan hujan karena akan menentukan keberhasilan padi gogo, penanaman dilakukan dengan cara tugal ( DI ASEK ) 5 - 6 biji/lubang benih yang dibutuhkan 25 - 30 kg /ha untuk monokultur, Jarak tanam 30 x 20 cm atau 30 x 30 cm pada lokasi baru yang banyak hama seharusnya bibit di campur insektisida atau vestisida,"Himbaunya.


Yanto berharap kedepan nya,program ini berkesinambungan "alhamdulilah adanya bantuan ini masyarakat bisa terbantu juga meringankan beban para petani,kamipun mengucapkan terima kasih kepada pemerintah khususnya dinas pertanian kab sukabumi yang sudah merealisasikan program ini sehingga berjalan baik,"pungkasnya.


Rheporter: benk

 

Editor: Red