Ayah Dan Anak Terkapar Kritis Dibacok Komplotan Orang Tak Dikenal

Header Menu

Ayah Dan Anak Terkapar Kritis Dibacok Komplotan Orang Tak Dikenal

Minggu, 11 Oktober 2020
Loading...


Reporter | Cianjur,-Obey (45) orangtua dan Jenal (22) selaku anak, Warga Kp Parabon RT 01/03, Desa Kertasari Kecamatan Haurwangi Kabupaten Cianjur, Sekitar Pukul 23,30 Wib, dikeroyok Komplotan orang tak dikenal dengan menggunakan senjata tajam (Sajam), hingga terkapar keritis. Saat itu juga kedua korban langsung dibawa ke Puskesmas Ciranjang, guna perawatan lenih lanjut. 

Sedangkan puluhan orang para pelaku langsung melarikan diri dengan menggunakan motor kerah jalan raya Haurwangi - Bandung. Kejadian tersebut diduga salah sasaran, karena Jenal tergolong pemuda santun dan Obey selaku Ketua RT setempat. 

Informasi yang dapat reporter, mulanya Jenal bersama temannya sedang nongkrong di pinggir jalan sambil ngopi bareng, tak lama sekitar pukul 23, 00 Vib, datang lewat puluhan para pemuda tak dikenal ke Kp, Parabon dengan menggunakan motor sambil berboncengan. 

Selang 30 menit, Komplotan pemuda tak dikenal balik lagi, masing-masing sambil nengteng Sajam, Crulit, samurai dan golok. Mendadak berhenti langsung membentak benak sambil nodongin sajam dan korban langsung berontak adu mulut, sedangkan teman Jenal lainnya berusaha kabur. 

Tak lama Komplotan pemuda tak dikenal langsung mengayunkan Sajamnya pada tubuh Jenal, suara keroyokan terdengar keras, Obey ayahnya Jenal langsung berusaha menahan amukan para pelaku dengan mendekat tubuh Jemal yang sudah berlumuran darah dan punggung Oboy pun kenan sabetan Crulit para pelaku, Ucap Musakip (45) warga setempat. 

Sementara itu, Kepala Desa Kertasari ketika dihubungi, H. M. Rudayat membenarkan, memang benar adanya bahwa barusan telah terjadi pengotoyokan puluhan orang tak dikenal terhadap Jenal dan Obey warga Kp Parabon, Desa setempat. 

Kedua korban dibawa ke Puskesmas Ciranjang, guna perawatan medis, Jenal menderita luka bacokan Sajam sebanyak 47 jaitan, dibagian Kepala 25 jaitan, pundak kanan 5 Jaitan dan pundak kiri 17 Jaitan.

Sedangkan Obey, mengalami luka dibagian punggung sebanyak 7 jaitan dan sekarang kedua korban sudah dibawa ke rumahnya dengan melakukan berobat jalan, ungkapnya. ( edis wijaya/ rudi cahyadi )