Asep Asal Sukabumi Pemilik Usaha Pelampung Namanya Tidak Asing Di Kalangan Toko SeIndonesia

Header Menu

Asep Asal Sukabumi Pemilik Usaha Pelampung Namanya Tidak Asing Di Kalangan Toko SeIndonesia

Minggu, 20 September 2020
Loading...

Reporterweb | Sukabumi, - Asep husnul mubarok (35) asal kabupaten Sukabumi Jawa barat pemilik usaha umkm produksi pelampung pancing yang nama nya tidak asing di kalangan toko pancing yang ada di Indonesia.

Pasalnya Asep selain pemilik produksi, iya menjual dan memasarkannya langsung terjun kelapangan, ke seluruh toko yang ada khususnya di Indonesia ,

"saya memiliki usaha ini kurang lebih sudah 10 tahunan, awal nya saya ragu menjalankan usaha ini, karna untuk produksi hal yang mudah namun yang sangat susah itu pemasarannya,"ungkapnya.

"Namun berkat tekad dan inisiatif sendiri Saya membawa hasil produksi saya langsung di pasarkan ke toko-toko yang ada di Indonesia, seperti halnya Sumatera Kalimantan, Sulawesi, NTT, NTB, Papua dan masih banyak daerah lainnya,"jelasnya.

Asep mengatakan,jika dirinya membawa
Hasil produksi langsung ke luar kota, bisa mencapai waktu perjalanan kurang lebih satu bulan atu dua bulan

"Kalau kampas saya bisa mencapai satu bulan atau lebih, karna perjalanan saya tidak satu tujuan, kalau star dari jakarta aja saya harus nyebrang dulu pake perry asdp persero dari pelabuhan Merak ke Bakauheni, nanti mulai jualan kampas dari Lampung terus nyusuri toko -toko, Lampung, Palembang, Bengkulu, Jambi,Pekan baru, Padang, Medan sampai ujung ke Banda aceh,"paparnya.

"Saat ini saya memiliki konsumen yang rutin dan menjadi pelangan menetap, sikitar 20 ribu toko,Alhamduliah, pelangan saya saat ini kurang lebih 20 ribu toko, terbagi 34 provinsi, kabupaten dan kota yang ada di indonesia Tiap provinsi, kab dan kota, masing-masing ada 500 sampai dengan 1000 toko,"imbunya.

"daftar pelangan setiap provinsi dan kota
Di Indonesia salah satunya, provinsi Jabar
, DKI Jakarta, Banten, Jateng, DIY, Jatim, NTB, NTT, Papua, Papua barat, Sulsel, Sulbar, Sulteng, Sultra, Gorontalo, Sulut, Kalsel, Kalteng, Kalbar, Kaltim, Kaltara, Lampung, Palembang, Bengkulu, kep, Bangka, Palembang, Jambi, Padang, Riau, Medan, Aceh, dan masih banyak provinsi yang lainnya,"bebernya .

Sementara itu Asep mengatakan, untuk karyawan yang bekerja memiliki 50 orang

"Untuk karyawan saat ini saya memiliki 50 orang yang bekerja, masing - masing di bagi 6 regu prodak, 10 pekerja di bagian produksi pelampung pancing, 10 orang di bagian produksi pancing jaring atu yang lebih di kenal jala, 5 orang di bagian bubut joran, 5 orang di bagian esen atau yang lebih di kenal tetes ikan, 5 orang di bagian, fosil getah katilayu, 5 orang di bagian marit atau tanduk kepala stick joran dan 10 orang lagi di bagian finishing dan pengepakan barang sudah jadi," pungkasnya.

Reporter : (AGAM WIJAYA)