Yayasan Al Jabhatul Islamiyyah Kalapanunggal Bersinergi Dengan Masyarakat Menumpas Rentenir

Header Menu

Yayasan Al Jabhatul Islamiyyah Kalapanunggal Bersinergi Dengan Masyarakat Menumpas Rentenir

Jumat, 14 Agustus 2020
Loading...


Reporterweb | Sukabumi,-Maraknya pinjaman liar dengan topeng KSP (Koperasi Simpan Pinjam) menggiring masyarakat banyak terjerembab dalam riba yg berkepanjangan.

Menyikapi masalah ini yayasan al jabhatul Islamiyyah  yang di pimpin langsung oleh H Agus Harimukti Spd bersinergi dengan masyarakat dan para tokoh khusus nya daerah kecamatan Kalapanunggal  duduk bersama untuk mencari jalan keluar agar kegiatan riba ini tidak berkesinambungan dengan kurun waktu yg tiada batas.

Miris memang di satu sisi masyarakat butuh bantuan finansial untuk membuka atau mengembangkan usaha di sisi lain nya dengan tawaran pinjaman dengan suku bunga yang tinggi malah mencekik kegiatan ekonomi warga.

Al jabhatul Islamiyah hadir di tengah masyarakat dengan konsep mengupayakan BAITULMAL sebagai jembatan untuk mengatasi masalah riba yg berkembang bak jamur di kecamatan kalapanunggal.

"Secara bertahap satu persatu kegiatan meminjam kepada RENTERNIR ini di berikan pengarahan secara terus menerus dengan upaya melepas sangkutan sangkutan riba tanpa menghilangkan iuran pokok yg harus di bayar,"ungkapnya.

Dengan Baitulmall sebagai jembatan, al jabhatul Islamiyyah berhasil menggiring masyarakat melakukan simpan pinjam tanpa RIBA .

"Hingga sampai dengan saat ini Al jabhatul Islamiyah sudah mengeluarkan dana lebih dari Rp 500 juta untuk di salurkan kepada warga yg membutuh kan bantuan pinjaman usaha,"jelasnya.

"Dengan segala upaya dan kekuatan yang di bangun asas dasar bersinergi dengan tokoh masyarakat kalapa Nunggal Al jabhatul Islamiyah membasmi dan mengusir  bank Emok atau llembaga pinjaman lain nya dengan tegas tanpa ada tawar menawar,"paparnya.

"Semoga untuk ke depan nya masyarakat bisa menjadi bagian dalam melaksanakan tugas syiar dan dakwah menuju masyarakat yg bebas akan RIBA,"Pangkas H Agus Harimukti Spd.

Bohi