Dalam Rangka Menyambut HUT RI Ke 75 IWO PD SUKABUMI Bagikan Bendera Merah Putih Gratis

Header Menu

Dalam Rangka Menyambut HUT RI Ke 75 IWO PD SUKABUMI Bagikan Bendera Merah Putih Gratis

Sabtu, 15 Agustus 2020
Loading...


Reporterweb | Sukabumi,- ikatan wartawan online ( IWO ) daerah kabupaten Sukabumi dalam rangka menyambut ulang tahun republik indonesia ke 75, membagikan bendera merah putih keseluruh penguna jalan, tepat nya di kampung Pasir bilik, Desa Sampora kecamatan Cikidang kabupaten Sukabumi, sabtu 15/08/2020,

“Terima kasih buat para wartawan online yang tergabung di IWO kabupaten Sukabumi. Bendera yang dibagikan ini sangat bermanfaat bagi kami. Semoga IWO kab.Sukabumi tetap jaya,” ujar sulaeman(40 thn), salah seorang warga jakarta yang melintas hendak Menuju pantai Pelabuhan Ratu .

Terlaksananya kegiatan ini, tidak terlepas dari dukungan para angota dan KSB. IWO pd Sukabumi.

Ketua Pimpinan daerah (PD) IWO Sukabumi Heriyadi menyampaikan , "kegiatan membagikan bendera Merah Putih ini dalam rangka memeriahkan HUT ke- 8  Ikatan Wartawan Online, yang akan di selengarakan pada tangal 20 Agustus , sekaligus menyambut HUT ke- 75 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2020,"ungkapnya.

Heriyadi, selaku pimpinan media reporter web.id sekaligus ketua PD IWO kab.Sukabumi itu menjelaskan, "pembagian bendera Merah Putih bertujuan untuk membangkitkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air di kalangan masyarakat dalam menyambut HUT Kemerdekaan RI tahun ini.juga kita mengenang jasa jasa para pahlawan yang gugur dalam tempur demi terwujudnya Kemerdakan ini,"jelasnya.

“Sebetulnya kegiatan ini aksi spontan dari PD IWO kab.Sukabumi. Bertepatan dengan HUT ke- 8 IWO pada tanggal 20 Agustus 2020 dan menyambut HUT ke- 75 RI. Kita sepakati membuat kegiatan sederhana tapi menyentuh kepada masyarakat tersebut dalam memeriahkannya,” paparnya.

“Terpasangnya bendera Merah Putih dikendaraan seperti yang dibagikan IWO kab.sukabumi. HUT ke 75.RI di kabupaten Sukabumi ini sangat kompak dan meriahnya, NKRI Harga mati , IWO no Hoak No Sara," pungkasnya.

(Agam wijaya)