Desa Cijengkol Di Tengah Pandemi Tetap Berinovasi

Header Menu

Desa Cijengkol Di Tengah Pandemi Tetap Berinovasi

Rabu, 15 April 2020
Loading...

Reporterweb | Sukabumi,-Desa digital adalah program pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital dan internet dalam upaya pengembangan potensi desa, pemasaran, dan percepatan akses layanan terhadap masyarakat

Setelah diresmikannya desa Cijengkol sebagai desa digital tahun lalu oleh Bupati Sukabumi H.Marwan Hamami kini desa Cijengkol kembali melakukan inovasi untuk pelayanan administrasi melalui mesin elektronik mirip seperti mesin ATM sebagai alat transaksi pelayanan surat menyurat.

Pemerintah Desa yang bekerjasama dengan Kelompok Informasi Masyarakat Cijengkol bersatu berhasil membuat sebuah inovasi baru.

"Dalam mesin tersebut masyarakat dapat membuat surat Pengantar SKCK, SKTM, SKTM Belajar, SKU, Domisili Usaha, Domisili Pesantren, Domisili Ormas, Domisili Warga, Surat Kematian, Surat Kelahiran, Surat Keterangan Cerai, Keterangan Ahli Waris, Pengantar Nikah, Pengantar Akta Lahir, Domisili Sekolah, Izin Keramaian," ungkap Fery Sanjaya selaku ketua KIM Cijengkol Bersatu, yang juga salah satu pentolan Pemuda Pelopor Jabar, Rabu, (15/04/2020)

Menurut Fery, ini merupakan hasil Kolaborasi antara pemerintahan Desa dan KIM dibawah Binaan Dinas Komunikasi Informatika Kabupaten Sukabumi dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa

"Kita selalu konsulkan ke Diskominfosan Kab.Sukabumi dalam pembuatan dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa terkait aplikasi ini dan dinamai SIPELEM (Sistem Peyanan Elektronik Mandiri), dan ini yang kasih nama pak Kadis DPMD pak Thendy," tambahnya

Di tempat berbeda Kepala Bidang Komunikasi Publik Dinas Komunikasi Informatika Dan Persandian Kabupaten Sukabumi, Herdy Somantri mengaku dirinya akan terus mendukung dalam pengembangan Desa Digital.

"Desa Cijengkol memang menjadi pilot projek di Kabupaten Sukabumi khususnya dalam pelayanan desa digital, sehingga kita fokus dorong desa Cijengkol untuk pelayanan publik secara digital, uji coba aplikasi dilakukan di desa itu, jika Cijengkol sukses, baru akan kita berlakukan semua desa artinya Cijengkol menjadi rujukannya," jelas Bima sapaan akrab Herdy,

Sementara Itu, Kepala Desa Cijengkol Haer Suhermansyah menjelaskan Sistem kerja mesin yang diberi nama SIPELEM

"Sekarang masih dalam tahap pembuatan dan uji coba, rencanannya akhir bulan Mei akan dilaunching dan sudah bisa digunakan oleh masyarakat, Penggunaannya memang terbilang mudah, dimana masyarakat tinggal input  sendiri seperti layaknya mesin ATM dan memilih surat apa yang dibutuhkan, di konfirmasi oleh desa lalu cetak," jelasnya.

Kades menambahkan, Dalam penggunaan mesin tersebut akan dilengkapi dengan handsanitizer sebagai antisipasi pencegahan penyebaran virus corona.

( Jamaludin )