Tangkap Dan Segera Periksa Terkait Dugaan Oknum TPKK Edapkan Anggaran Bantuan Dari Kemendes

Header Menu

Tangkap Dan Segera Periksa Terkait Dugaan Oknum TPKK Edapkan Anggaran Bantuan Dari Kemendes

Minggu, 02 Februari 2020
Loading...

Reporterweb | Sukabumi,-Diduga kuat  tpkk desa Geger Bitung kecamatan Geger Bitung kabupaten Sukabumi Jawa barat mendapat kan bantuan dari kemendes senilai 1.milyar 400 juta bantuan tersebut diduga di jadikan ajas mangfaat oleh oknum yang tidak jelas.
oknum tersebut harus ber tanggung jawab Sebab dana yang di terima bukan warisan dari nenek moyang Akan tetapi masyarakat desa Geger Bitung , semntara Masyrakat belum pernah merasakan atau menikmati dari bantuan tersebut seakan akan program itu di buat buat oleh sekelompok orang,bisa di kata konkalingkong lingkaran setan.
   
Salah satu sumber yang enggan mau di sebutkan Nama nya memberikan keterangan yang siap mempertanggung jawab kan dan siap jadi saksi ,Kamis 30/1/2020

"bantuan tersebut  senilai 1 milyar 400 juta dan tidak jelas ,Bantuan tahun.2019 dari kemendes' dan di musyawarah kan padaa 15 Desember lalu di hadiri  Bpd dan LPMD 'sebelum nya pernah menerima bantuan sebesar 341.juta tahun 2015 itu juga amburadul gak jelas tinggal sisa 36 juta di tambah lagi 1milyar 400 juta ,sisa 425 juta, yang Lebih parah lagi Uang tersebut di duga ada direkening pribadi, saya harap kalau tidak mampu. Tidak siap' kenapa mau terima bantuan dana tersebut !? harus nya kembali kan lagi ke negara jika tidak becus ngelola bukan nya di endap kan di rekening pribadi,dan saya siap jadi saksi bila akan di meja hijaukan," ketusnya penuh kecewa.


"adanya bantuan tersebut hanya hambur kan uang rakyat tidak ada manfaat nya, kami tidak pernah di berdaya kan hanya jadi penonton, yang di prioritas kan hanya orang yang ada kedekatan saja. Masa uang di sisa sisa.apalagi uang tersebut di duga sisa nya ada di rekening pribadi.seharus nya dana di gunakan sesuai ketentuan juga rancangan,itu kan anggaran bantuan 2019.ini tahun 2020 lpj nya bagaimana ??  berarti laporan fiktip, sementara masih ada sisa 425 juta malah di duga di rekening pribadi,"keluhnya melanjutkan apa yang di sampai kan nya.

Sedangakan menurut ketua Tpkk saat di komfirmasi team media nyatakan bahwasnya anggaran tersebut sudah di realisasikan.

"Kami berharap penegak hukum Polda Jabar,KPK,juga kejaksaan segera sidak cek ke lokasi dan segera usut sampai tuntas.siapa yang bertanggung jawab.yang merasakan"menikmati uang rakyat sesuai arahan presiden jangan main main dengan uang rakyat" segera periksa bila benar ada nya penyimpangan kami harap jebloskan ke penjara agar ada epek jera ni uang rakyat bukan uang pribadi atau warisan nenek moyang," pungkas Nara sumber sebut saja (A) Penuh kesal dan kecewa.

 (Aris/Red )