Penyaluran Program Sembako di Lebak Terkesan Lambat

Header Menu

Penyaluran Program Sembako di Lebak Terkesan Lambat

Sabtu, 22 Februari 2020
Loading...

Reporterweb | Lebak,-Penyaluran Program Sembako untuk pagu bulan januari dan februari di Kab. Lebak di nilai lambat, entah apa permaslahannya padahal saldo untuk KPM untuk pagu januari dan februari sudah masuk ke rekening penerima bantuan sembako.

padahal di Kab. Lebak sendiri terdapat beberpapa perusahaan yang bekerjasama dengan agen diantaranya, PT AAM PRIMA ARTHA BULOG dan CV. ASTAN.

diketahui PT AAM Menguasai 23 Kecamatan dari 28 Kecamatanyang ada di Kab. Lebak, sementara dapil IV di kuasasi sebagian oleh CV. Astan dan bulog hanya bekerjasama dengan agen yang di salah satu desa terdapat 2 agen dan hanya beberapa desa di Kab. Lebak yang memiliki 2 agen penyalur salah satunya itu yang bekerjasama dengan Perum BULOG.

Perum bulog sudah menyelesaikan penyaluran 100 persen ke agen yang sudah bekerja sama dengan Perum BULOG namun agen yang bekerjasama dengan PT. AAM belum 100 persen menyalurkan bantuan sembako entah apa penyebabnya. sementara CV. Astan yang bekerjasama dengan para agen di wilayah Lebak Selatan hampir selesai melakukan distribusi sembako ke agen yang bekerjasama dengan perusahaan CV. Astan.

namun yang aneh dalam hal ini semua orang seolah menyoroti perjalanan program sembako  di wilayah Lebak Selatan dan tidak ke wilayah lain yang belum sama sekali melakukan penyaluran.

salah satu contoh yang terjadi baru baru ini di Kec. Bayah hangat di bicarakan terkait dugaan adanya pengiriman barang yang tanpa di PO kan terlebih dahulu oleh agen e-waroong ke pihak suplier. stelah di konfirmasi ke beberapa agen di Kec. Bayah itu hanyalah kekeliruan semata sebab mereka (agen) sudah menyampaikan Purchase Order kepada pendamping/TKSK.
adapun Purchase order (PO) disampaikan kepada suplier hanya satu bulan karena sesuai arahan dari Kortek/Kordinator Kabupaten yang  menangani masalah Program Sembako di Kab. Lebak bahwa semua Suplier harus mengikuti permintaan KPM, dengan demikian KPM di Kecamatan Bayah untuk pagu bulan Februari menginginkan komoditi lain agar berbeda dengan pagu bulan januari. hal ini sudah sangat seauai dengan surat edaran sekda Kab. Lebak nomor : 460/055-DINSOS/2020 tentang Pemberitahuan Program sembako tahun 2020 untuk agen e-waroong se- Kab. Lebak.
beberapa hal ditekankan dalam surat edaran tersebut di antaranya bahwa semua barang disediakan oleh agen e-waroong harus disesuaikan dengan kesepakatan antara agen dan KPM, yang berarti semua pesanan itu harus disepakati terlebih dahulu dengan Kelauraga Penerima Manfaat (KPM).

sementara Dodo Sutarya selaku Pendamping Bansos Pangan/TKSK menuturkan.

"saya rasa program sembako di Kecamatan Bayah sudah sesuai dengan arahan dari Pemda Lebak dan Pedoman Umum (PEDUM) bahwa agen e-waroong harus menyepakati terlebih dahulu komoditi apa saja yang di butuhkan oleh KPM dan tidak menutup kemungkinan bahwa di bulan berikutnya KPM menginginkan komoditi lain. maka untuk PO saat ini Kec. Bayah baru meminta komoditi untuk pagu januari saja karena kesepakatan untuk bulan februari belum di sepakati oleh agen dan e-waroong dengan para KPM," tuturnya saat konfirmasi awak media 22-02-2020.

terpisah Asep Saepudin bagian Hukum dari Perusahaan CV. Astan menjelaskan.

" kami bingung seolah ada banyak problem yang terjadi di wilayah selatan padahal kami dari perusahaan Astan sudah menjalankan Program ini sesuai dengan Pedum namun banyak hal tak kami mengerti seolah selatan ini menjadi tolak ukur suksesnya Program Sembako di Kab. Lebak padahal kami hanya bekerjasama dengan sebagian agen di Baksel. kalo harus uji petik seharusnya semua Kec. di Kab. Lebak juga di sorot agar bisa jadi reperensi sukses dan tidaknya Program ini di Kab. Lebak. bukan malah terus menyoroti wilayah selatan karena hal ini sangat amat menghambat penyaluran kepada KPM.
idealnya semua OPD yang terlibat dalam Program ini melakukan langkah langkah yang bisa mengoptimalkan perjalanan Program ini,"jelasnya.

sementara Rudi kurniawan saat di konfirmasi via telpeon menerangkan.

" Kami sesuaikan pengiriman sembako dengan permintaan KPM dan Pesanan dari agen itu sendiri, namun manakala agen sendiri itu tidak menyampaikan Pesanan kami juga tidak akan mengirimkan barang. dan saat ini baru Kecamatan Cihara, Cilograng yang menyampaikan Pesanan untuk 2 pagu januari dan februari sementara 3 Kecamatan lain bayah, panggarangan dan cibeber hanya baru memesan barang untuk 1 pagu saja dengan alasan khawatir adanya permintaan komoditi lain dari para KPM. "terangnya.

Hengky