Pemkab Sukabumi Dorong Pegawai Negeri Berdonor Darah

Header Menu

Pemkab Sukabumi Dorong Pegawai Negeri Berdonor Darah

Rabu, 19 Februari 2020
Loading...

Reporterweb  | Sukabumi,-Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami menutup Musyawarah Kerja Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi, Selasa (18/2/2020). Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Pendopo Sukabumi ini, diawali dengan pelantikan pengurus PMI Kecamatan Jampangkulon, Parungkuda, dan Ciemas  periode 2019-2024 oleh Ketua PMI Kabupaten Sukabumi dr. Hondo Suwito dan disaksikan Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami.

Dalam kesempatan tersebut, H. Marwan Hamami menegaskan akan mendorong masyarakat untuk berdonor darah. Terutama pegawai negeri yang memungkinkan didorong lewat kebijakan.

"Semisal yang memungkinkan berdonor darah, akan didorong lewat kebijakan. Kecuali yang memilki penyakit," ujarnya usai menutup Musyawarah Kerja PMI Kabupaten Sukabumi.

Menurutnya, perangkat daerah harus membiasakan diri berdonor darah. Terobosan akan didorong lewat kebijakan.

"Akan diperintahkan dan bikin surat edaran baik internal maupun kelembagaan nanti," ucapnya.

Tak hanya itu, H. Marwan pun menekankan peningkatan SDM di tingkat PMI Kabupaten Sukabumi. Sebab, PMI tidak hanya berkecimpung dalam permasalahan darah, namun juga kemanusiaan.

"Makanya, ada pelantikan PMI di tingkat Kecamatan tersebut, diharapkan bisa berkontribusi percepatan layanan dan tanggap darurat serta kemanusiaan," ungkapnya.

Selain itu, H. Marwan meminta relawan PMI untuk tetap berhati -hati dalam bertugas.

"Optimalkan potensi potensi yang ada," terangnya.

Ketua PMI Kabupaten Sukabumi dr. Hondo Suwito mengatakan, sebelum kegiatan ditutup, telah dilaksanakan berbagai hal. Mulai dari seminar mengenai thalasemia, virus corona, hingga kebencanaan tentang sesar Cimandiri.

"Tiga topik tersebut banyak memberikan palajaran buat semua, terusama insan PMI yang punya kepedulian kepada misi kemanusiaan," paparnya.

Dalam kegiatan tersebut, PMI Kabupaten Sukabumi mencoba mengantisipasi bertambahnya penderita thalasemia. Hal itu bisa diantisipasi lewat screening darah bagi pasangan yang akan menikah.

"Cara pencegahannya lewat screening darah di awal nikah,"tuturnya.

Selain itu, PMI Kabupaten Sukabumi berupaya memberikan perlindungan terhadap relawannya. Terutama dengan pemberian asuransi.

"Ke depan akan berusaha semua relawan dikasih asuransi kecelakaan. Mereka bergerak di bidang kemanusiaan, tapi tidak ada perlindungan dirinya. Makanya akan diberikan asuransi kecelakaan,"pungkasnya

Usai kegiatan, Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami memberikan penghargaan secara simbolis bagi 20 Kecamatan penggerak donor darah dan empat rumah sakit daerah. Selain itu, Bupati secara simbolis menyerahkan asuransi bagi 15 relawan PMI Kabupaten Sukabumi.

( ANDI )