Majlis Ta'lim Roudothul Jannah Cikidang Butuh Perhatian Pemerintah

Header Menu

Majlis Ta'lim Roudothul Jannah Cikidang Butuh Perhatian Pemerintah

Jumat, 14 Februari 2020
Loading...


Reporterweb | Sukabumi,-Pendidikan adalah salah satu hak warga masyarakat baik pendidikan Formal maupun Non Formal  dan baik mulai pendidikan usia dini maupan lanjutan bahkan sampai perguruan tinggi.

Di tengah kesibukan keseharian salah seorang tokoh masyarakat beliau meluangkan waktunya demi untuk memberikan ilmu agama kepada anak- anak di lingkungan nya bahkan pengajian rutin orang tua yang di laksanakan setiap hari sabtu malam minggu ,dan hal itu beliau lakukan setiap hari dalam rangka pembentukan moral dan benteng keimanan kepada anak- anak agar tidak terbawa arus pergaulan yang bisa menghancurkan masa depan anak-anak.

Saat di temui di rumah nya Dede Ruswandi yang beralamat di kp. Cikarang Rt 002 Rw 006 Desa Cikidang Kecamatan Cikidang , keseharian atau kesibukan beliau adalah salah satu Staf di instansi pemerintah Kecamatan Cikidang dan sisa waktu setelah selasai melakukan kewajiban nya di kantor Kecamatan beliau langsung melaksanakan kewajiban nya di lingkungan pendidikan pengajian anak-anak yang jumlah nya lumayan banyak sekitar 40 orang anak didik .

Harapan Dede Ruswandi selaku pembimbing pengajian tersebut sanagat lah sederhana

"Harapan saya semoga anak yang saya bimbing kedepan menjadi anak yang berguna bagi bangsa dan agama serta apa yang saya ajarkan menjadi bekal mereka kelak,serta untuk mewujudkan visi dan misi kabupaten sukabumi yaitu TERWUJUDNYA KABUPATEN SUKABUMI YANG RELIGIUS DAN MANDIRI," ujar Dede Ruswandi.jumat 14/02/2020.

Adapun harapan lain menurut beliau ingin adanya perhatian Khusus atau uluran tangan dari pemerintah baik daerah maupun pemerintah pusat demi untuk terwujudnya Sumber Daya manusia yang handal dari sudut pondasi keagamaan .
Dede Ruswandi pun memaparkan kepada awak media bahwa beliau hanya mendapatkan inseptip aja dari Dana Desa ,

"harapan kedepan nya semoga adanya perhatian untuk anak didik yang saya Bimbing  karena masih banyak sekali kekurangan yang belum bisa terpenuhi oleh pembimbing dalam hal kebutuhan untuk anak didik secara materi
Sesuai dengan tujuan dan targetnya, maka materi pelajaran dibedakan menjadi dua macam yaitu materi pokok dan materi tambahan,"jelasnya.

"Yang dimaksud materi pokok adalah materi yang harus dikuasai benar oleh setiap santri dan dijadikan tolok ukur keberhasilan santri. Sebagai materi pokok santri adalah belajar membaca Al-Qur’an dengan menggunakan buku iqro’ jilid 1-6. Bila santri telah menyelesaikan jilid 6 dengan baik, dapat dipastikan ia dapat membaca Al-Qur’an dengan benar. Untuk selanjutnya ia mulai belajar membaca Al-Qur’an.
Adapun Sebagai materi tambahan adalah : Hafalan bacaan shalat dan prakteknya, hafalan doa sehari-hari, hafalan surat-surat pendek, hafalan kalimat thoyibah, ibadah,aqidah dan akhlak," ungkap Dede Ruswandi

( Tedi )