Kurangi Penyelewengan Anggaran Insfektorat Kumpulkan Perangkat Daerah

Header Menu

Kurangi Penyelewengan Anggaran Insfektorat Kumpulkan Perangkat Daerah

Senin, 03 Februari 2020
Loading...

Reporterweb | Sukabumi,-Dalam rangka mengurangi kesalahan/penyelewengan pelaksanaan program Dan kegiatan Perangkat Daerah, Inspektorat Kab. Sukabumi menggelar kegiatan Bintek Sistem Manajemen Risiko bagi OPD se-Kab Sukabumi,pada Senin (27/01/2020) di kawasan Salabintana.

" Kegiatan tersebut dilaksanakan selama  6 hari dengan 3 angkatan, jumlah peserta 179 orang, dimulai Senin 27 Januari 2020 s/d 1 Februari 2020" ungkap Risbandi AR selaku Pengawas Pemerintahan Madya, Saat dikonfirmasi melalui media aplikasinya, Minggu,(02/02/2020)

Acara yang dibuka oleh inspektur Kabupaten Sukabumi, Dedi Sutadi itu dihadiri oleh perwakilan dari perangkat daerah, masing masing sebanyak 4 orang diantaranya  Sekretaris, Kabid, Kasubag dan Operator.

Kegiatan yang diketuai Ahmad Mujadid itu dalam rangka menjalankan amanat Permendagri No. 61 tahun 2019 tentang Perencanaan, Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah tahun 2020.

Ketua panitia menyampaikan, masih menurut Risbandi bahwa dengan program peningkatan budaya organisasi Pemerintahan yang bersih peduli dan professional pada kegiatan sistem pengendalian intern Pemerintahan merupakan sebuah sistem komitment bersama

"Tujuannya agar setiap penanggung jawab urusan, program, kegiatan sadar atas pentingnya Penyelenggaraan Manajemen Risiko, agar perangkat daerah dapat menyusun profil, peta risiko sesuai dengan kaidah yang berlaku dan dalam mengambil kesimpulan harus selalu mempertimbangkan Risiko, "ungkapnya

Waktu itu, jelas Risbandi, inspektur Kabupaten Sukabumi Dedi Sutadi menyampaikan bahwa Permendagri No.61 tahun 2019 fokus pengawasan tahun 2020 ini disusun berbasis prioritas dan Risiko

"Menurut inspektur bahwa Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) harus kompeten mengawal kegiatan OPD selaras dengan harapan pemangku kepentingan serta tujuan Pemerintah Daerah sehingga dapat memberikan nilai tambah dan perbaikan pada area tata Kelola, Manajemen Risiko Dan pengendalian intern, " tambahnya

Menurut Dedi Sutadi, masih kata risbandi,  salah satu prinsip Manajemen Risiko adalah berkontribusi dalam pencapaian tujuan dan peningkatan kinerja, sistematis, terstrukrur dan tepat waktu,

"Kegiatan Manajemen Risiko meliputi proses identifikasi, menganalisa dan mengevaluasi risiko, menentukan level risiko serta menetapkan Prioritas risiko, menolak, memitigasi, atau menerima risiko dalam rangka tercapainya tujuan organisasi,"jelas Risbandi AR.

Risbandi menambahkan Bahwa" dalam kegiatan tersebut para peserta dilatih cara pengisian Manajemen Risiko melalui aplikasi RISK ASSESSMENT TOOLS (RAT) yaitu perangkat pengelolaan data penerapan Manajemen Risiko dan dilanjutkan dengan  diskusi dengan para narasumber  dari BPKP Perwakilan Jawa Barat dan internal Inspektorat Kabupaten Sukabumi dengan  materi pengenalan Manajemen Risiko, praktek menyusun profil risiko program/kegiatan OPD dan review/evaluasi hasil praktek penyusunan peta/profil risiko program/kegiatan OPD,"pungkasnya.