Curug Bermitos Putri Cantik 99 Kali Menikah ,Di Kunjungi Bupati Sukabumi

Header Menu

Curug Bermitos Putri Cantik 99 Kali Menikah ,Di Kunjungi Bupati Sukabumi

Rabu, 26 Februari 2020
Loading...

Reporterweb | Sukabumi,-Curug Caweni merupakan salah satu obyek wisata yang ada di wilayah Kabupaten Sukabumi, tepatnya di Kampung Cilutung, Desa Cilutung, Kecamatan Cidolog atau sekitar 70 KM dari Kota Sukabumi.

Curug ini  memiliki keindahan yang mempesona. Ditambah cerita dibalik curug setinggi 20 meter ini yang bakal mengusik rasa penasaran,

Salah satu ciri khas Curug Caweni adalah sebuah curug yang menyerupai wajah manusia yang sedang menangis dan ada sebuah batu fosil setinggi 7 M yang terdapat di tengah-tengah air terjun yang terlihat sedang merunduk, Konon batu tersebut adalah Arca Caweni,

Menurut mitos yang beredar putri Cantik bagai bidadari dari Cidolog yang konon telah menikah 99 Kali 98 pria yang di nikahi putri caweni meninggal dunia hingga bertemu dengan pangeran prabu boros Kaso.

Nama Caweni atau cawene dalam bahasa sunda berarti 'randa bengsrat, janda yang saat berpisah dengan suami tetap dalam kondisi yang masih suci.

Dalam kegiatan Saba Desa Pariwisata Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami mengunjungi Curug Caweni di Dampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Sejumlah Kepala perangkat daerah

H. Marwan Hamami mengatakan, Bahwa Curug Caweni adalah salah satu objek wisata yang akan terus di kembangkan  untuk mensejahterakan masyarakat di wilayah cidolog

"Potensi sumber daya alam yang melimpah di Kecamatan Cidolog harus digali. Apalagi, destinasi wisata ini akan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat," ungkapnya Selasa (25/2/2020).

Menurut Bupati Sumber daya alam yang ada di wilayah Cidolog harus jadi pengungkit perekonomian masyarakat, karena dari sektor pariwisata banyak kegiatan ekonomi yang berkembang, menurutnya objek wisata baru merupakan langkah strategis  membuka peluang ekonomi masyarakat.

" karenanya Saba Desa Pariwisata ini untuk mendorong potensi wisata baru di semua wilayah Kabupaten Sukabumi,"pungkasnya.

( Dendi )