Bupati Sukabumi Sampaikan Nota Pengantar RAPERDA Kepemudaan

Header Menu

Bupati Sukabumi Sampaikan Nota Pengantar RAPERDA Kepemudaan

Senin, 03 Februari 2020
Loading...

Reporterweb  | Sukabumi,-Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami menyampaikan Nota Pengantar pada Rapat Paripurna Dewan Perwakilan  Rakyat Daerah Kabupaten Sukabumi terhadap Rancangan Peraturan Daerah Tentang Kepemudaan di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Senin (3/2/2020)

Hadir dalam Rapat Paripurna tersebut
Wakil Bupati Sukabumi, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Dandim 0622 Sukabumi, Danpos AL Palabuhanratu, para Kepala Dinas, para Camat, para Kepala Bagian Setda serta undangan

" dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia yang menempatkan pemuda sebagai inisiator dan pelaku perubahan menuju negara yang demokratis dalam sejarah Indonesia merdeka," demikian Bupati Sukabumi mengawali penyampaian Nota Pengantar.

Lebih lanjut, H. Marwan Hamami menyatakan bahwa pembangunan pemuda menjadi salah satu concern dan isu penting dari skema dan formasi kebijakan pembangunan nasional. hal ini ditandai dengan lahirnya undang-undang Nomor 40 tahun 2009 tentang kepemudaan.

" pasal 3 Undang-Undang Nomor 40 tahun 2009 tentang kepemudaan, mengamanatkan bahwa pembangunan kepemudaan bertujuan untuk mewujudkan  pemuda yang beriman dan bertakwa kepada tuhan yang maha esa, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, bertanggungjawab, berdaya saing, serta memiliki jiwa kepemimpinan, kewirausahaan, kepeloporan, dan kebangsaan berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia,"Paparnya.

Bupati menambahkan guna memenuhi harapan tersebut, diperlukan pengaturan dalam peraturan daerah dan penataan pembangunan kepemudaan yang berorientasi pada pelayanan kepemudaan.

" untuk mewujudkan pemuda yang beriman dan bertakwa kepada tuhan yang maha esa, memiliki akhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, bertanggungjawab, dan berdaya saing, hal ini selaras dengan visi dan misi daerah  yaitu mewujudkan masyarakat Kabupaten Sukabumi yang religius dan mandiri,"terangnya.

Diakhir penyampaian Nota pengantar, Bupati Sukabumi mengatakan bahwa rancangan peraturan daerah tentang kepemudaan yang  disampaikan masih belum optimal,

"untuk itu kami memerlukan sumbang saran, pandangan, koreksi dan penyempurnaannya dalam setiap pembahasan baik dengan komisi maupun dengan pansus,"Pungkasnya.

( Ojem )