Polsek Lengkong Beserta Polres Sukabumi Berhasil Ringkus Pelaku Penganiyaan Ayah Kandung Hingga Meninggal Dunia

Header Menu

Polsek Lengkong Beserta Polres Sukabumi Berhasil Ringkus Pelaku Penganiyaan Ayah Kandung Hingga Meninggal Dunia

Minggu, 05 Januari 2020
Loading...

Reporterweb | Sukabumi,-Lagi lagi terjadi penganiyaan yang di lakukan seorang anak terhadap Ayah nya , Penganiyaan ini mengakibat kan Korban Sang Ayah meninggal.

Menurut informasi yang Reporterweb terima,Warga Kampung Tipar RT 002/002 Desa Lembursawah, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi,diringkus polisi,sekitar pukul 18.30 WIB.

Penganiayaan terhadap Baehaki (61) yang merupakan ayah dari pelaku Nng( 45) hingga meninggal dunia. Jumat (03/01/20).

kejadian tersebut bermula saat istri pelaku yang bernama Yanti dimarahi oleh korban,setelah dimarahi, Yanti akhirnya mengadukan kejadian tersebut kepada suaminya (Nng)

Mendengar pengaduan sang istri
Nng pun menghampiri korban yang sedang berada didalam ruang tengah rumah,sehingga tidak dapat di bendung lagi terjadilah percekcokan dan pemukulan berkali-kali.

Kapolres Sukabumi AKBP Nuredy Irwansyah Putra mengatakan, saat ini pelaku sudah berhasil diamankan oleh anggota polsek setempat yang dibantu oleh anggota Polres pada pukul 18:30 dirumahnya.

"Pelaku yang bernama Nng ini sekarang  sudah diamankan di Polres untuk diproses, ternyata si pelaku tiada lain adalah merupakan anak kandung dari Baehaki (Korban)," terangnya.

Sementara untuk barang bukti polisi berhasil mengamankan berupa satu buah Foto Roda Traktor yang terdapat bercak darah, Kain Sarung warna biru, Sorban warna merah muda dan putih, Kaos warna putih, Peci warna putih dan Celana pendek warna biru.

Dijelaskan juga oleh Kapolres Sukabumi AKBP Nuredy Irwansyah Putra Ada beberapa saksi yang melihat kejadian tersebut ,di antaranya : Hj.Wakiah,Geri dan  H. Muksin.

"Korban Bernama Baehaki kelahiran 04 Mei 1959,dia seorang petani
Korban dan pelaku sama sama tinggal di Kp. Tipar Rt.02/02 Ds. Lembursawah Kec. Pabuaran Kab. Sukabumi.semenatara tersangka beralamat sama,"paparnya.

( iyong)