IMB Dan IUH/P Cimaja Beach Club' Di Ragu kan

Advertisement


IMB Dan IUH/P Cimaja Beach Club' Di Ragu kan

Kamis, 09 Januari 2020


Reporterweb | Sukabumi,-Hotel atau Penginapan Cimaja Beach Club yang berada di lokasi surfing (olahraga berselancar), Sempadan Pantai Cimaja, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, diduga tidak memiliki Izin Usaha Hotel dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Hal itu berdasarkan pengaduan dari AR (45) warga Desa Cimaja, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi ke Jejak Kasus Pelabuhan Ratu Sukabumi, beberapa waktu yang lalu di Sukabumi.

Menurut AR Hotel Cimaja Beach Club memiliki 6 kamar tidur yang dilengkapi kolam renang serta restoran dan cafe.

Selanjutnya, Kamis (9/1/2020) pagi, Jejak Kasus mendatangi hotel itu untuk konfirmasi ke pemilik hotel Mr. Jass.

Mr. Jass ternyata enggan menyampaikan informasi dan diwakilkan pada karyawan hotel Erik yang beralamat di Kampung Cibiuk, RT 01 RW 01, Desa Cimaja, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi.

”Restoran dan hotel ini milik Mr. Jass warga negara Inggris beristrikan warga negara Indonesia Ibu Tessa asli Sukabumi. Restoran dan cafe ini ada izinnya pak, ada di Ibu Tessa, sedangkan untuk izin hotelnya saya tidak tahu pak,dan awalnya ini hanya untuk liburan kelurga saja tapi karna banyak yang suka datang akhir nya bangunan di tambah” ujar Erik.

Saat di minta keterangan istri pemilik hotel melalui telphone selulernya melalui Erik , sang pemilik enggan menjelaskan.

"Sudah abaikan saja jangan hirau kan ,"ungkapnya yang di sampaikan kepada Erik

Sedangkan Sekretaris Desa (Sekdes) Cimaja mengatakan pemilik Hotel Cimaja Beach Club pernah membuat surat rekomendasi persyaratan untuk izin restoran dan cafe, bukan hotel.

”Saya tidak mengetahui tentang pembesaran bangunan tersebut, karena waktu itu, hanya ada dua bangunan saja yaitu restoran dan cafe. Pemerintah Desa Cimaja tidak pernah menerima pemasukan apapun dari hotel itu,” papar Sekdes kepada team investigasi media.

Sementara Kasi Trantib, Kecamatan Cikakak, Awang dan Rudi menyatakan pemilik Hotel Cimaja Beach Club pernah datang ke kantor camat, hanya ingin membuat IMB untuk restoran dan cafe, bukan hotel.

”Kami membantu perizinannya ke dinas terkait dan kami benar-benar kecolongan akan hal ini. Kami sangat berterima kasih kepada Jejak Kasus karna telah memberikan informasi kepada kami. Kami akan memanggil pemilik hotel serta akan memberikan teguran sesuai SOP,” kata Rudi.

Sementara itu Bidang Industri Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Nonon mengatakan pemilik Cimaja Beach Club belum pernah datang ke kantor Dinas Pariwisata mengurus perizinan hotel maupun restoran atau cafe.

”Hal ini benar-benar telah melanggar,” tegas Nonon

Saat team media datangi lokasi nampak sekitar lebih dari 5 turis asing yang ada tempat tersebut, ada yang berpasangan ada juga yang tidak.

"Ini perlu ada tindakan dari pemrintah setempat tentang tersebut karna selain lokasi nya tersembunyi juga terdapat beberapa bekas botol minuman keras yang ada di tempat tersebut," papar Andreas salah satu pemerhati kemajuan Sukabumi lebih baik , religius dan mandiri.

(Ojem)

Loading...