Para Tokoh Masyarakat Kec.Cakupan Hadiri Rakor Komite PP DOB Kota Cikampek

Advertisement


Para Tokoh Masyarakat Kec.Cakupan Hadiri Rakor Komite PP DOB Kota Cikampek

Senin, 28 Oktober 2019


Reporter |Cikampek,-Sejumlah tokoh masyarakat dari kecamatan Purwasari, Cikampek, Kota baru, Tirta mulya, Jati sari dan Banyu sari (Kab. Karawang) berbondong bondong menghadiri Rapat Koordinasi KPP DOB (Komite Percepatan Pembentukan Daerah Otonomi Baru) Kota Cikampek yang digelar pada Hari Minggu 27 Oktober 2019.

"Rakor yang dilaksanakan di aula SMK Muhamadiyah Cikampek tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi bagi seluruh tokoh yang tergabung sebagai Pengurus KPP DOB,"demiikian yang diungkapkan Jajat Munajat selaku Ketua KPP DOB Cikampek.

"Urgensi pemekaran, buat Jawa Barat dan khususnya Kabupaten Karawang pemekaran adalah keniscayaan karena terlalu banyaknya jumlah penduduk yang diurusi oleh kabupaten sehingga pelayanan publik dan pemerataan pembangunan tidak optimal. Selain itu Kota Cikampek memang sudah layak mekar dan mandiri, pemprov Jabar pun telah mamasukan Kota Cikampek menjadi salah satu Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) yang layak dan menjadi salah satu prioritas pemekaran,"Papar Jajat

Beberapa tokoh muda yang hadir seperti Ade Nasum, Taryadi, Asep Munawar, Ali sadikin saat dikonfirmasi menyatakan kesiapannya untuk berjuang bersama Komite mewujudkan Kota Cikampek untuk percepatan pemerataan kesejahteraan rakyat. Begitu pun ketua ketua BPD dari 6 kecamatan yang hadir bertekad berjuang bersama Komite PP DOB Kota Cikampek.

Diakhir rakor tersebut Ketua Jajat Munajat menyampaikan target kegiatan Komite

"5target utama yang akan kita laksanakan  yaitu :
1. Mengajukan pada DPRD dan Bupati Karawang untuk memasukan pembentukan DOB Cikampek dalam RPJMD kab.Karawang
2. Berkordinasi dengan Bapeda Kab. Karawang penyesuaian Rencana Tata Ruang Wilayah dengan rencana pembentukan DOB Cikampek.
3. KPPDOB Kota Cikampek mendapat pengesahan dari Pemkab/bupati agar sinergi dengan kebijakan Gubernur Jabar.
4. Melakukan kajian akademik kelayakan Kota Cikampek oleh tim akademisi dengan pembiayaan dari APBD Kabupaten atau Provinsi.
5. Melakukan sosialisasi intensif ke desa desa sehingga Musdes diseluruh desa dapat segera diselesaikan,"pungkas Jajat.

(Team HR)

Loading...