Bobotoh: Persib Kalah Gara-gara Maneh

Advertisement


Bobotoh: Persib Kalah Gara-gara Maneh

REPORTER
Minggu, 11 Agustus 2019


REPORTER ■ Meluapkan kekecewaannya, ratusan Bobotoh Persib Bandung Mendatangi kantor manajemen persib bandung di Graha Persib jalan sulanjana Kota Bandung sabtu sore (10/8/19).

Berbagai kalimat kekesalan mereka dituangkan melalui spanduk yang dibawa para bobotoh ini.

“Persib kalah gara-gara maneh (kamu) manejemen persib,” itulah salah satu kalimat yang tertulis disebut  dalam spanduk yang dibawa oleh para supporter persib ini saat melakukan aksi unjuk rasa.

Kalimat lain misalnya, seperti ‘Bati (keuntungan) atau prestasi’, ‘Persib: Persatuan Sepakbola Ngala Itab (Cari untung)’, ‘Kenyataan jauh dari impian’, ‘Done! Lose Draw Lose’ dan spanduk tulisan yang lainnya.

Kekesalan tersebut berdasarkan hasil pertandingan selama ini dimana, dari 13 pertandingan yang telah dilakoni selama putaran pertama Liga 1 2019, ‘Maung Bandung’ baru menang 3 kali dan sisanya 5 kali kalah dan 5 kali berakhir draw. Bahkan dari 3 laga tandang yang baru-baru ini dilakoni, Persib hanya mampu memetik 1 poin saat bermain imbang dengan Persela Lamongan dengan skor 2-2.

Dalam aksinya, perwakilan Bobotoh menyerukan tuntutan kepada manajemen. Ada lima poin yang tuntutan dari Bobotoh kepada manajemen. Tuntutan mulai dari evaluasi hingga masalah tiketing.

Berikut tuntutan Bobotoh kepada manajemen :

1. Melihat dari pembentukan tim, dari awal sampai melihat posisi yang ditoreh Persib sampai sekarang kayaknya miris bos. Yang pasti kami mempertanyakan, siapakah yang membentuk tim dari awal musim dan harap meminta maaf kepada Bobotoh. Bos itu laki-laki bos, harus jantan mengakui dan melakukan evaluasi agar prestasi Persib lebih membaik.

2. Menatap bursa transfer jika manajemen masih percaya coach Rene Albert harap beri kebebasan, jika sudah tidak, silakan ambil tindakan yang pasti jangan memilih pemain tanpa seizin pelatih, karena kami tidak butuh surprise bursa pemain percuma kalau tidak sejalan dengan pelatih dan mengganggu keharmonisan pemain.

3. Bikin tim faktor non teknis karena sangat berpengaruh kalau itu sudah ada, kenapa tim kami masih terganggu masalah faktor non teknis.

4. Buat pelatih, bangun mental pemain secepatnya dan kebersamaan pemain. Sisa putaran pertama masih empat laga, untuk menyongsong putaran kedua.

5. Oh, iyah satu lagi, kami merasa laga kandang selalu sepi dari penonton dan komunitas Persib, mungkin ini kebijakan yang harus dikaji secepatnya. Jangan memaksakan kehendak !! Kami ada solusi tiket 50 persen secara biasa online, 30 persen buat komunitas Persib, karena tiket offline tradisi dan budaya ajang silaturahmi saat pengambilan tiket. 15 persen buat on the spot dan 5 persen untuk suporter tim tamu, dan itu sudah terjadi dan jangan dievaluasi lagi.

Aksi dari para Bobotoh ini disambut oleh perwakilan manajemen PT Persib Bandung Bermartabat Budi Bram. Koordinator Panpel Persib tersebut menyatakan akan menyampaikan aspirasi Bobotoh kepada manajemen.

“Tuntutan ini sudah pasti akan saya sampaikan. Hari ini juga pasti viral dan manajemen tidak tutup mata, pasti melihat. Tunggu sampai putaran pertama selesai, pasti ada perubahan,” ucap Bram.

Bram meminta para Bobotoh untuk tetap percaya kepada Persib. Dia pun meminta agar Bobotoh tetap memberi dukungan terlebih Persib masih menyisakan 4 pertandingan di akhir putaran pertama.

“Sekarang kita bisa support dulu pemain, memberi motivasi supaya tidak terpuruk,” tuturnya..

Para Bobotoh ini juga ketika aksi saling bergantian melakukan orasi, sedangkan para bobotoh lainnya menyimak sambil duduk di depan kantor manajemen Persib.

Loading...