Dapat Perlawanan Dari Relawan dan FPI, Baliho Kemenangan Prabowo-Sandi di Majalaya Urung Dicopot

Advertisement


Dapat Perlawanan Dari Relawan dan FPI, Baliho Kemenangan Prabowo-Sandi di Majalaya Urung Dicopot

REPORTER
Selasa, 14 Mei 2019


INFONEWS.CO.ID ■ Upaya pencopotan paksa baliho Kemenangan Prabowo-Sandi di Kecamatan Majalaya mendapat perlawanan dari para relawan dan Ormas FPI.

Aksi perlawanan para relawan itu dipicu adanya informasi salah satu titik Baliho yang mereka pasang hendak diturunkan oleh Muspika dan Satpol PP setempat, terutama yang berada di Bunderan Perumahan CKM Desa Bengle, Kecamatan Majalaya.

"Baliho ini merupakan bentuk ucapan terima kasih kami selaku relawan, kepada masyarakat Kecamatan Majalaya yang telah memilih pasangan PRABOWO SANDI sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2019 S/D 2024," ujar Dadang.

Oleh karena itu, lanjut Dadang, tatkala ada informasi baliho akan dicopot, maka rekan-rekan tidak terima.

Menurut Ndonk Wijayanto, Pengurus Relawan Prabowo-Sandi Karawang, membenarkan adanya rencana pencopotan baliho yang dipasang di Bunderan CKM oleh Muspika Majalaya yang terdiri dari Camat, Polsek, Panwaslu dan Satpol PP.

Ndonk Wijayanto mengatakan, ketika Muspika akan mencopot baliho, mereka berargumen bahwa pemasangan baliho sudah melanggar aturan. Namun ketika para relawan balik bertanya mengenai aturan yang melarang pemasangan baliho kemenangan Prabowo-Sandi, Muspika tidak dapat menjelaskan.

Ndonk dan relawan lainnya menegaskan jika Muspika tetap nekat mencopot baligo tersebut, maka para relawan akan melakukan gerakan ke Polsek Majalaya.

"Kami pastikan relawan bersama FPI akan mendatangi Polsek," tegasnya kepada awak media.

Sementara Ketua FPI Majalaya H Surya Meidi lebih memilih dengan menempuh negosiasi dengan pihak aparat maupun Muspika. Akhirnya, rencana pencopotan baliho diurungkan sementara waktu.

"Alhamdulillah masih bisa dicegah pencopotan baliho itu," pungkas Surya Meidi.

■ Fitri Angreani 

Loading...